Mojokerto – Memperingati Hari Jantung Sedunia 2023, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menekankan kesadaran tentang penyakit jantung dan tindakan pencegahan untuk mengelola penyakit kardiovaskular.
Momen ini juga berfokus mendidik masyarakat mengenai tanda dan gejala penyakit kardiovaskular untuk menghindari komplikasi lebih lanjut, serta mendorong masyarakat menanamkan gaya hidup sehat demi mencegah dan mengendalikan penyakit jantung.
Semua digaungkan dalam prinsip kesehatan yang diakronimkan dalam perilaku CERDIK yang memiliki kepanjangan spesial. Hal ini disampaikan oleh Bupati Ikfina dalam acara senam “Gebyar Hari Jantung Sehat Sedunia” Sabtu (7/10/2023) pagi di Lapangan Desa Gedeg, Kecamatan Gedeg.
“Penyakit jantung koroner adalah penyebab kematian terbesar baik di dunia maupun Indonesia. Padahal jantung adalah organ sangat vital, karena tidak berhenti bekerja selama 24 jam,” ungkap Bupati yang juga seorang dokter ini.
Pemerintah mendorong kita menjaga kesehatan jantung melalui perilaku CERDIK yang memiliki singkatan. C adalah cek kesehatan secara teratur minimal 3 bulan sekali. E berarti enyahkan asap rokok. R untuk rajin berolahraga rutin paling tidak 6 hari dalam seminggu minimal 30 menit. D berarti diet yang seimbang dengan prinsip Isi Piringku. Batasi minyak goreng, gula, dan garam.
“Selanjutnya I artinya istirahat yang cukup minimal 6 jam dalam sehari. Serta K, yang berarti kelola stress dengan baik karena itu berpengaruh terhadap tekanan darah, asam lambung dan gula darah,” jelas bupati Ikfina.
