Samarinda – Anggota DPRD Kota Samarinda Angkasa Jaya Djoerani mengungkapkan keprihatinannya terhadap fenomena politisasi ibadah haji yang belakangan ini sering terjadi. Angkasa mengungkapkan harapannya agar ibadah haji tidak dijadikan ajang politik oleh sekelompok oknum.
“Belakangan ini, fenomena seperti ini sering terjadi, terutama pada tahun-tahun politik di mana ibadah haji digunakan sebagai ajang politik oleh sekelompok orang,” ungkapnya kepada media ini, Minggu (2/7/2023).
Dalam pernyataannya, Angkasa menjelaskan bahwa fenomena politisasi ibadah haji sering muncul terutama pada tahun-tahun politik. Ibadah haji, yang seharusnya menjadi momen yang sakral dan penuh kekhusyukan, seolah digunakan sebagai sarana untuk kepentingan politik tertentu.
“Ibadah haji itu merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu melakukannya. Namun, kemampuan dalam konteks ini tidak hanya berkaitan dengan aspek finansial, tetapi juga meliputi keimanan, aqidah, dan syariat yang kuat,” ujar Angkasa.
Politisi PDIP tersebut menekankan pentingnya menjalankan ibadah haji dengan kesadaran dan kepatuhan yang tinggi. Ia berharap agar umat Islam Indonesia dapat melaksanakan ibadah haji dengan sepenuh hati dan kesadaran akan nilai-nilai spiritual yang terkandung dalam ibadah tersebut.
Angkasa Jaya Djoerani juga menyampaikan harapannya bahwa ibadah haji dapat memperkuat ikatan antara umat Islam di Indonesia dan seluruh dunia.
“Kami berharap agar umat Islam di Indonesia dapat merasakan manfaat spiritual yang mendalam dari ibadah haji dan menjadikannya sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan solidaritas antarumat Islam,” tuturnya.
Menurutnya, ibadah haji tetap menjadi momen suci dan terbebas dari kepentingan politik, sehingga umat Islam dapat menjalankan ibadah tersebut dengan penuh kesadaran, kepatuhan, dan rasa syukur kepada Allah SWT.
“Umat Islam Indonesia terus menjaga keutuhan dan keberagaman dalam beribadah, serta menyatukan tekad untuk memperkuat kehidupan beragama yang harmonis di tengah-tengah masyarakat yang berbeda-beda,” tandasnya.
