Jember — Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik kembali mendapat apresiasi. Tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jember berhasil meraih penghargaan dalam ajang Public Service of The Year 2026.
Penghargaan yang diberikan MarkPlus Institute tersebut menjadi apresiasi atas berbagai inovasi dan terobosan pelayanan yang dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Tiga OPD yang berhasil membawa pulang penghargaan tersebut yakni Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB), serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember.
Bupati Jember Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran OPD yang telah menunjukkan kinerja dan inovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Selamat kepada kawan-kawan dari Diskominfo, Dinas Kesehatan, dan juga Dispendukcapil yang telah mendapatkan penghargaan terkait inovasi-inovasi yang sudah dilakukan,” ujar Gus Fawait.
Menurutnya, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga bukti bahwa berbagai inovasi yang dijalankan Pemkab Jember mulai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Salah satunya datang dari Diskominfo Jember melalui Wadul Gus’e. Platform tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus melakukan pengawasan terhadap pelayanan publik di Kabupaten Jember.
Sementara Dinkes PPKB Jember mendapat apresiasi melalui program Universal Health Coverage (UHC). Melalui program tersebut, masyarakat Kabupaten Jember dapat memperoleh akses layanan kesehatan tanpa biaya di Puskesmas maupun rumah sakit sesuai ketentuan program.
Tak kalah penting, inovasi juga dilakukan Dispendukcapil Jember melalui program Peta Cinta (Pelayanan Cetak KTP Tuntas di Kecamatan).
Program ini memangkas proses pelayanan administrasi kependudukan. Masyarakat tidak perlu lagi datang dan mengantre di kantor pusat Dispendukcapil untuk mendapatkan dokumen kependudukan tertentu, karena pelayanan dapat dilakukan hingga pencetakan KTP di kantor kecamatan.
Gus Fawait menilai capaian tersebut harus menjadi pemacu bagi seluruh jajaran Pemkab Jember untuk tidak berhenti berinovasi.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada MarkPlus Institute atas penilaian dan penghargaan yang diberikan kepada tiga OPD tersebut.
“Penyematan penghargaan ini tentu menjadi pecut dan pemacu semangat bagi seluruh jajaran Pemkab Jember untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan publik yang jauh lebih baik ke depannya,” tandasnya.
Penghargaan Public Service of The Year 2026 tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi Pemkab Jember untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, mudah, efektif, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.( ADV )
