Jejak awal sejarah menciptakan fondasi kokoh bagi perkembangan pendidikan tinggi di Kutai Timur. Universitas Mulawarman (Unmul), sebagai kampus negeri pertama dan terbesar di Kalimantan Timur, memainkan peran krusial dalam menyebarkan akses pendidikan tinggi ke berbagai penjuru wilayah, termasuk Kabupaten Kutai Timur.
Didirikan pada 27 September 1962 melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan No. 130 Tahun 1962, Unmul menjawab kebutuhan masyarakat Kaltim akan institusi pendidikan tinggi lokal. Pengukuhan resmi oleh Presiden Soekarno pada 23 April 1963 menjadikan Unmul simbol penting dalam sejarah pendidikan Kalimantan.
Dengan jumlah mahasiswa melebihi 35.000 orang, Unmul saat ini menjadi perguruan tinggi negeri (PTN) dengan akreditasi institusi “A”, yang menegaskan reputasinya sebagai kampus unggulan. Sejak 2018, Unmul juga dipercaya sebagai Perguruan Tinggi Asuh (PT Asuh) oleh Kementerian Pendidikan, membina tujuh perguruan tinggi dan 21 program studi, termasuk institusi pendidikan tinggi di Kutai Timur.
“Unmul tak hanya mendidik, tapi membina. Program PT Asuh memperluas dampak pendidikan hingga ke daerah pelosok,” ungkap salah satu dosen senior Unmul yang aktif dalam program pendampingan di Kutai Timur.
Kontribusi Unmul tak berhenti pada aspek akademik. Melalui keterlibatan dosen dan mahasiswanya, kampus ini turut mendorong pelestarian budaya dan pendidikan sejarah lokal. Kegiatan seperti lomba sejarah dan pengembangan kurikulum lokal menjadi jembatan antara pendidikan formal dan identitas daerah.
Program-program ini bertujuan membangkitkan rasa bangga generasi muda terhadap asal-usulnya. Hal ini sejalan dengan semangat pendidikan yang tidak hanya membekali kemampuan kognitif, tapi juga membangun karakter dan jati diri.
Kehadiran Unmul di Kutai Timur dan wilayah sekitarnya menjadi penopang penting pembangunan manusia dan intelektualitas daerah. Dukungan aktif terhadap perguruan tinggi lokal seperti Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Kutai Timur menciptakan efek domino positif dalam distribusi pendidikan tinggi.
Dengan jaringan dan peran strategisnya, Universitas Mulawarman menjadi motor penggerak bagi kemajuan pendidikan tinggi, sekaligus penjaga warisan budaya lokal. Sebuah peran besar dari lembaga pendidikan yang lahir dari kebutuhan, dan terus bertumbuh karena kepercayaan masyarakat.
