Kuala Lumpur – Timor Leste memastikan diri tampil di putaran utama ASEAN Hyundai Cup 2026 setelah kembali menundukkan Brunei Darussalam 3-1 pada leg kedua play-off, Selasa (9/6). Hasil tersebut melengkapi dominasi tim berjuluk O Sol Nascente yang sebelumnya menang 3-0 pada pertemuan pertama.
Tim asuhan Ze Pedro menuntaskan babak kualifikasi dengan keunggulan agregat 6-1. Laga yang digelar di Kuala Lumpur itu sempat berjalan tidak mudah setelah Brunei lebih dulu unggul melalui Azwan Ali Rahman pada menit ke-43. Namun, Timor Leste bangkit pada babak kedua lewat gol Zion Cruz, Claudio Osorio, dan Oatnasio da Silva.
Keberhasilan tersebut mengantar Timor Leste menjadi penghuni terakhir Grup A ASEAN Hyundai Cup 2026 yang juga diisi juara bertahan Vietnam, Indonesia, Singapura, dan Kamboja. Fase grup dijadwalkan berlangsung mulai 24 Juli hingga awal Agustus mendatang.
Timor Leste datang ke leg kedua dengan modal kemenangan 3-0 yang diraih pada pertandingan pertama di Bandar Seri Begawan pada 2 Juni. Meski memiliki keunggulan nyaman, mereka tetap tampil menyerang sejak awal pertandingan.
Brunei sempat membuka asa ketika Azwan Ali Rahman melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang tidak mampu dihalau kiper Dylan Niksi. Gol itu memperkecil ketertinggalan agregat menjadi 1-3.
Namun, keunggulan Brunei hanya bertahan hingga pertengahan babak kedua. Pada menit ke-56, Zion Cruz menyamakan skor setelah memanfaatkan umpan silang Liam Farrugia. Timor Leste kemudian berbalik unggul melalui Claudio Osorio sebelum Oatnasio da Silva memastikan kemenangan 3-1 sepuluh menit menjelang pertandingan berakhir.
“Para pemain pantas mendapatkannya. Semua bekerja keras, bukan hanya pemain tetapi juga staf dan seluruh pihak di federasi. Mereka melakukan pekerjaan besar untuk membawa kami lolos ke putaran berikutnya,” kata Claudio Osorio setelah pertandingan di Kuala Lumpur, Malaysia (9/6/26).
Osorio tampil menonjol sepanjang pertandingan dan terpilih sebagai Man of the Match. Gelandang bernomor punggung delapan itu menjadi motor permainan Timor Leste sekaligus menyumbang satu gol dalam kemenangan tersebut.
Lolosnya Timor Leste membuat persaingan di Grup A semakin menarik. Vietnam berstatus juara bertahan, Indonesia datang dengan ambisi besar merebut gelar, sementara Singapura merupakan salah satu tim tersukses di kawasan dengan empat gelar juara. Kamboja juga terus menunjukkan perkembangan dalam beberapa tahun terakhir.
Bagi Timor Leste, keberhasilan menembus fase grup kembali menjadi bukti perkembangan sepak bola negara muda tersebut. Dalam beberapa tahun terakhir, mereka mulai menunjukkan peningkatan kualitas permainan dan semakin kompetitif di level Asia Tenggara.
Turnamen ASEAN Hyundai Cup 2026 sendiri merupakan edisi ke-16 sekaligus perayaan 30 tahun kejuaraan sepak bola paling bergengsi di Asia Tenggara. Sistem kandang dan tandang kembali diterapkan pada fase grup hingga semifinal, sedangkan final akan dimainkan dalam dua leg pada 22 dan 26 Agustus 2026.
Keberhasilan Timor Leste menembus putaran utama tidak hanya menambah warna persaingan di Grup A, tetapi juga memperlihatkan bagaimana negara-negara dengan sumber daya terbatas mampu terus berkembang melalui pembinaan yang berkelanjutan. Bagi Indonesia dan tim-tim lain di grup tersebut, kehadiran Timor Leste menjadi pengingat bahwa tidak ada lawan yang bisa dipandang sebelah mata.
