Samarinda – Pj. Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik melalui Kepala Dinas Sosial Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak melepas langsung peserta Napak Tilas Perjuangan Kemerdekaan Kalangan Generasi…
Proses sejarah yang panjang ini harus dipahami dengan baik. Oleh karena itu, budaya literasi harus ditingkatkan, kata Reza.
“Kita juga memahami bahwa dalam proses pembelajaran di kelas, selain kompetensi profesional yang harus dimiliki oleh guru, namun juga harus menguasai kompetensi pedagogik,” ujar Armin
Ini adalah dua proyek strategis yang tertunda. Padahal urgensinya untuk Kaltim, terutama Paser dan Penajam Paser Utara sangat besar, kata Akmal.
“Jadi sistem pelayanan kesehatan di Kaltim diharapkan ke depannya lebih baik dari sebelumnya. Kalau infrastruktur kesehatan bertambah pastilah akan berpengaruh,” jelasnya.
“Saya merasa sangat bangga malam hari ini. Inilah bukti kita Indonesia, berbeda budaya, berbeda keyakinan, berbeda agama, tapi kita tetap bisa bersatu dan berkumpul di tempat ini. Ini yang bangsa lain tidak punya,” ungkap Akmal Malik
“Keterlibatan media sangat krusial dalam mendukung demokrasi kita. Apapun yang disampaikan media adalah vitamin bagi kami,” ujar Akmal Malik pada pertemuan yang berlangsung di Odah Etam.
“Potensi lahan pertanian di Kaltim cukup besar. Kita harap Unmul (Universitas Mulawarman) juga dapat berpartisipasi mendukung program ketahanan pangan dan mempersiapkan tenaga pertanian yang andal, termasuk mempersiapkan lahan untuk green house,” kata Akmal.
Dengan pengenalan dari perwakilan Dinas Perindagkop, materi kuliah umum mencakup berbagai aspek terkait, termasuk potensi ekonomi yang dimiliki,
“Kenapa digitalisasi karena saat ini anak-anak muda kita sudah duduk di cafe-cape menggunakan gatget dan laptop satu yang dilihat adalah sastra lisan, “ bebernya.