“Ada beberapa waktu lalu, saya menerima pengaduan dari beberapa masyarakat. Setelah itu saya langsung menghubungi pihak Kadisdamkartan. Akan tetapi sejak saya hubungi per 9 September lalu sampai saat ini belum juga ada respon,” paparnya.
Anggaran kita selama pandemi ini sangat kecil, jika menunggu anggaran yang cukup besar kapan bisa mengatasi banjir. Kasian warga yang terdampak, mereka juga merasa jenuh men.ghadapi banjir yang tak kunjung selesai tanpa ada tindak lajut dari pemerintah
Abdul Samad menyatakan pembuangan air drainase tersebut tersambung dengan Sungai Api-api yang letaknya sekitar 150 meter, mengakibatkan sedimentasi air itu terhambat aliran akibatnya menimbulkan genangan saat terjadi hujan lebat.