Sangatta – Dalam upaya meningkatkan pendapatan daerah, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kutai Timur, Syahfur, menyatakan dukungannya terhadap penambahan hotel berbintang di wilayah tersebut. Menurutnya, kehadiran hotel-hotel baru akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.
Dari data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kutai Timur, saat ini terdapat Hotel bintang 3 hanya berada di kecamatan Sangatta Utara dan Sangkulirang. Sedangkan hotel melati berjumlah 23 sedangkan jumlah lainnya seperti penginapan dan homestay berjumlah 62.
“Saya setuju ada penambahan hotel berbintang di Kutim. Kita tahu akhir-akhir ini banyak sekali hotel di Kutim,” terang Syahfur saat ditemui di Ruang Kerjanya, Selasa (11/6/2024).
Tingkat penghunian kamar hotel di Kutai Timur mencapai angka 49,78 persen, yang menunjukkan potensi besar dalam industri perhotelan.Tingkat hunian yang hampir mencapai separuh kapasitas menunjukkan bahwa ada permintaan yang signifikan terhadap akomodasi berkualitas di wilayah ini.
“Angka ini merupakan kabar baik untuk peningkatan pendapatan daerah Kutim,” tambah Syahfur.
Penambahan hotel berbintang tidak hanya akan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui pajak hotel, tetapi juga akan membuka peluang pekerjaan baru dan mendorong sektor pariwisata. Dengan adanya hotel-hotel berbintang, Kutai Timur diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Selain itu, peningkatan fasilitas dan layanan yang ditawarkan oleh hotel-hotel berbintang akan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan menarik bagi para pengunjung. Ini tidak hanya bermanfaat bagi sektor perhotelan saja, tetapi juga sektor-sektor lain seperti kuliner, transportasi, dan hiburan.
Menurut Syahfur, pemerintah daerah siap memberikan dukungan penuh bagi para investor yang berminat untuk mendirikan hotel berbintang di Kutai Timur. “Kami akan memastikan proses perizinan berjalan lancar dan memberikan berbagai insentif yang diperlukan untuk menarik investasi di sektor ini,” jelasnya.
Menyambut IKN
Adanya Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur akan menambah jumlah pengunjung ke Kutim. Menurutnya, Kutim harus meningkatkan sarana dan prasarana termasuk peningkatan perhotelan.
“Saya rasa dengan adanya IKN kita akan harus meningkatkan sarpran dan layanan perhotelan. Pasti akan banyak pengunjung ke Kutim,” bebernya.
Dengan langkah strategis ini, diharapkan Kutai Timur akan semakin berkembang sebagai destinasi wisata yang populer dan mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian daerah. Semangat dan optimisme ini diharapkan akan menginspirasi para pelaku bisnis dan masyarakat untuk bersama-sama mendukung perkembangan sektor pariwisata di Kutai Timur.
Penambahan hotel berbintang menjadi salah satu kunci penting untuk membuka pintu lebih lebar bagi kemajuan Kutai Timur. Dengan kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan masyarakat, masa depan cerah bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah ini bukanlah mimpi belaka, melainkan sebuah kenyataan yang bisa diwujudkan bersama.
