Kutim – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Timur (Dispora), Basrie, mengumumkan kebanggaannya atas prestasi gemilang yang dicapai dalam Sangatta International Fishing Tournament (SIFT) Bupati Cup 2023. Turnamen memancing ini tidak hanya sukses menjadi pusat perhatian internasional tetapi juga memperoleh pengakuan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam kategori turnamen memancing dengan jumlah peserta terbanyak.
“Kami sangat bangga dan berterima kasih kepada semua pihak yang berpartisipasi dalam SIFT Bupati Cup 2023. Keikutsertaan peserta dari berbagai negara telah membuat acara ini sukses besar,” ungkap Basrie dengan senyum bangga di wajahnya.
SIFT Bupati Cup 2023 telah memukau dunia dengan kehadiran peserta dari berbagai negara, termasuk Australia, Singapura, Malaysia, dan Taiwan. Turnamen ini menjadi sorotan internasional, membuktikan bahwa sebuah acara olahraga lokal dapat menarik perhatian lintas batas.
Acara ini juga menjadi titik ke-18 dalam Road Show Bazar Promosi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang berlangsung di Lapangan Helipad dekat Kantor Bupati Kutai Timur pada Jumat (20/10/2023).
Menurut Basrie, SIFT Bupati Cup 2023 adalah contoh nyata bagaimana sebuah acara olahraga lokal dapat menjadi daya tarik internasional. Dengan peserta yang berasal dari negara-negara tetangga, acara ini berhasil mempromosikan Kutai Timur sebagai destinasi menarik bagi para penggemar memancing dari seluruh dunia.
Selain menjadi ajang kompetisi memancing, SIFT Bupati Cup 2023 memberikan kesempatan bagi UMKM untuk memamerkan produk-produk unggulan mereka.
Basrie menjelaskan bahwa Road Show Bazar Promosi UMKM, yang diadakan sebagai bagian dari acara ini, memberikan peluang bagi pengusaha UMKM lokal untuk memperluas jangkauan pasar mereka.
“Ini memberikan peluang bagi pengusaha UMKM lokal untuk memperluas jangkauan pasar dan memperkenalkan produk unggulan mereka kepada peserta turnamen dan pengunjung,” ucap Basrie dengan antusias.
SIFT Bupati Cup 2023 bukan hanya sebuah ajang memancing; lebih dari itu, ia merayakan kekayaan budaya dan ekonomi Kutai Timur, menjadikannya acara internasional yang bernilai untuk pengembangan dan promosi pariwisata di wilayah tersebut.
