Sidoarjo – Suasana semarak menyelimuti Lapangan Desa Tlasih, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, ketika warga dari berbagai penjuru berkumpul untuk menyaksikan lomba karnaval dalam rangka memperingati HUT ke-79 Republik Indonesia. Perhelatan ini tak hanya menjadi ajang unjuk kreativitas, tetapi juga simbol persatuan dan kebanggaan akan keindonesiaan, yang mengakar kuat di hati masyarakat Sidoarjo.
Plt. Bupati Sidoarjo, Subandi, hadir secara langsung untuk membuka lomba karnaval yang diikuti oleh 30 peserta, yang terdiri dari 22 desa, sekolah, dan berbagai organisasi lainnya di Kecamatan Tulangan. Dalam sambutannya, Subandi mengapresiasi antusiasme warga yang begitu tinggi terhadap acara tersebut.
“Dengan adanya lomba karnaval peringatan HUT ke-79 RI ini, semoga kita semua, warga Sidoarjo khususnya warga Kecamatan Tulangan, bisa lebih mempererat persaudaraan antar sesama, saling menghormati perbedaan, dan tetap memegang teguh nilai-nilai budaya di Sidoarjo,” ujar Subandi, yang tak bisa menyembunyikan kebanggaannya melihat semangat warga.
Lebih lanjut, Subandi menekankan bahwa acara ini bukan sekadar hiburan, melainkan momentum penting untuk mendorong semangat gotong royong dan kecintaan terhadap daerah. “Semoga semangat kebersamaan dan kreativitas yang ditunjukkan oleh masyarakat Kecamatan Tulangan dapat menjadi contoh yang menginspirasi bagi kita semua,” tambahnya.
Kemeriahan karnaval terasa semakin hidup dengan beragam penampilan dari para peserta. Mulai dari atraksi yang menggambarkan kebiasaan dan adat istiadat desa, hingga kreasi kostum bertema kemerdekaan yang penuh warna, semua ditampilkan dengan penuh dedikasi. Tak hanya itu, peserta juga berusaha memperkenalkan sejarah Sidoarjo melalui pertunjukan yang edukatif, namun tetap menghibur.
Para penonton yang memadati lapangan tampak begitu terpesona dengan berbagai atraksi yang disuguhkan. Riuh rendah tepuk tangan dan sorakan menggema di setiap sudut lapangan, menandakan bahwa karnaval ini tak hanya berhasil memikat hati warga Sidoarjo, tetapi juga menanamkan kebanggaan akan jati diri bangsa.
Karnaval ini seolah menjadi cerminan bagaimana sebuah komunitas bisa bersatu, menjunjung tinggi nilai kebersamaan, dan bersama-sama merayakan kemerdekaan dengan penuh suka cita. Melalui karnaval ini, masyarakat Tulangan menunjukkan bahwa rasa cinta terhadap tanah air dan daerah bisa diwujudkan dengan cara yang kreatif dan menyenangkan.
Acara pun ditutup dengan harapan agar semangat dan kreativitas yang ditunjukkan oleh para peserta dapat terus hidup di hati setiap warga Sidoarjo, menginspirasi mereka untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi daerah, serta tetap menjaga semangat nasionalisme yang kokoh.
