Sangatta – Anggota Komisi B DPRD Kutai Timur Sayid Anjas memberikan apresiasi tinggi terhadap peluncuran universal coverage Jamsostek (program BPJS Ketenagakerjaan) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, Sabtu(17/8/2024). Program ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan perlindungan sosial bagi tenaga kerja rentan di wilayah Kutim, dengan sasaran sebanyak 100.000 penerima manfaat.
Dalam acara peluncuran tersebut, Sayid Anjas mengungkapkan rasa terima kasih dan dukungannya terhadap langkah strategis yang diambil oleh Pemkab Kutim.
“Saya sangat mengapresiasi langkah Pemkab Kutim melalui program universal coverage Jamsostek yang diluncurkan hari ini. Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi tenaga kerja rentan yang membutuhkan perlindungan sosial,” ungkap Sayid Anjas, politisi dari Partai Golkar di Kantor Bupati Kutim.
Sebagai anggota DPRD yang bertugas di bidang penganggaran, Sayid Anjas menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh program ini. Ia percaya bahwa program BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan tenaga kerja di Kutim.
“Sebagai anggota DPRD, saya akan memberikan dukungan penuh untuk memastikan program ini berjalan dengan baik dan memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat,” tegasnya.
Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, juga menyampaikan optimisme mengenai target program BPJS Ketenagakerjaan. Ia berharap 100.000 penerima manfaat dapat merasakan manfaat dari program ini.
“Tahun ini kami melaunching 100.000 penerima manfaat dari program ini,” kata Ardiansyah.
Ardiansyah juga menjelaskan bahwa biaya BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan disesuaikan dengan aturan yang berlaku, yakni sekitar Rp16.000 per orang per bulan. Ia juga berharap ada penambahan jumlah penerima manfaat di masa depan. “Insya Allah, tahun depan kita bisa menambah lagi jumlah penerima manfaat menjadi 150.000,” tandasnya.
Dengan peluncuran program ini, Pemkab Kutim berharap dapat memberikan perlindungan sosial yang lebih baik bagi tenaga kerja di wilayahnya dan terus meningkatkan cakupan manfaat di tahun-tahun mendatang. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju kesejahteraan yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat di Kutai Timur.
