Mojokerto – “Disiplin, jujur, dan humanis.” Tiga prinsip sederhana namun mendalam itu menjadi sorotan utama dalam kegiatan Retreat Satpol PP Kabupaten Mojokerto yang digelar di Ubaya Training Center (UTC), Trawas, pada Senin (20/10/2025) kemaren. Kegiatan tersebut merupakan inisiatif Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam upaya memperkuat integritas internal serta memperbaiki citra pelayanan publik di lapangan.
Retreat ini secara khusus menyasar jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), yang menurut Bupati Mojokerto Muhammad Albarra – akrab disapa Gus Bupati – memegang peran strategis sebagai representasi langsung wajah pemerintah di tengah masyarakat.
“Saya mengajak seluruh jajaran Satpol PP untuk selalu memegang tiga prinsip sederhana namun kuat, yaitu disiplin dalam tindakan, jujur dalam tanggung jawab, dan tegas namun humanis dalam penegakan,” ungkap Gus Bupati saat menyampaikan arahannya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ketiga prinsip tersebut bukan hanya slogan, melainkan harus menjadi bagian dari karakter setiap anggota Satpol PP. Sebab menurutnya, masyarakat akan menilai pemerintah dari perilaku petugas di lapangan.
“Satpol PP adalah wajah pemerintah di lapangan. Ketika masyarakat melihat Satpol PP yang santun, tegas, dan berintegritas, maka citra pemerintah daerah juga akan terangkat,” ujarnya.
Dalam suasana yang reflektif namun akrab, Gus Bupati mengajak peserta untuk menjadikan integritas bukan sekadar instruksi, tetapi sebagai kebiasaan atau habit yang melekat dalam keseharian birokrasi. Ia meyakini bahwa kebiasaan baik yang dilakukan terus-menerus akan menjadi budaya yang memperkuat fondasi pemerintahan daerah.
“Mari kita jadikan integritas sebagai budaya, mari kita wujudkan Mojokerto yang lebih maju, adil, dan makmur, dengan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas,” tambahnya dengan penuh semangat.
Retreat ini mendapat respons positif dari peserta, yang menilai kegiatan tersebut sebagai momen penting untuk introspeksi dan penguatan etika kerja. Selain pengarahan dari Bupati, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi dan pelatihan peningkatan kapasitas personal.
Dengan kegiatan seperti ini, Pemerintah Kabupaten Mojokerto berharap pelayanan publik makin profesional, humanis, dan berintegritas tinggi, sesuai dengan semangat reformasi birokrasi yang terus digaungkan.
