Mojokerto – Kontingen Kickboxing Indonesia (KBI) Kabupaten Mojokerto mencatatkan prestasi gemilang pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur 2023 di Ngawi. Dalam event yang digelar rutin setiap tahun oleh Pengprov KBI Jawa Timur, para atlet KBI Kabupaten Mojokerto berhasil membawa pulang 1 medali emas, 4 medali perak, dan 1 medali perunggu.
Pelatih KBI Kabupaten Mojokerto, Susilo, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian ini. Mutiara Lucinda Janzza menjadi bintang dengan meraih medali emas dalam kategori Point Fighting pra usia dini under 28 kg putri.
Selain itu, prestasi gemilang juga diraih oleh atlet lain seperti Khabib Wahyu Al-Nashir, Marencya, Erik, dan Muhammad Arya, yang masing-masing menyumbangkan medali perak pada kategori yang berbeda.
“Sangat di luar dugaan. Mutiara Lucinda Janzza juga dinobatkan sebagai Best Fighter dalam kategori Point Fighting under 28 kg,” ungkap Coach Susilo dengan bangga.
Menariknya, Mutiara Lucinda Janzza tidak hanya mahir dalam kickboxing tetapi juga menguasai seni bela diri lainnya seperti karate.
Siswi SDN Sampangagung II ini dikenal sebagai anak yang cerdas dan mampu membaca kelemahan lawan dengan baik.Khabib Wahyu Al-Nashir, yang baru tiga bulan mengikuti latihan kickboxing, memberikan kontribusi besar dengan meraih medali perak pada debutnya dalam kategori Light Contact under 45 kg Putra.
Siswa MTS unggulan Hikam Bendungan Jati Pacet ini mengaku merasakan kerasnya pertandingan resmi kickboxing Indonesia.Marencya Nena Karvella, siswi MA unggulan Hikam, juga menyumbangkan prestasi dengan meraih medali perak dalam kategori Point Fighting under 51 kg putri.
Meskipun belum berhasil membawa medali di Porprov, Marencya tetap menjadi atlet yang berprestasi dalam cabang olahraga kickboxing.
Prestasi gemilang ini semakin menunjukkan bahwa KBI Kabupaten Mojokerto memiliki potensi besar dalam dunia kickboxing, dan para atletnya siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
