Pantai Teluk Lombok terletak di Desa Sangkima, Sangatta Selatan, Kutai Timur. Hanya sekitar 15 km dari pusat Sangatta, destinasi ini mudah dijangkau dalam 30 menit menggunakan kendaraan pribadi meski melewati kawasan industri tambang dan Pertamina
Pantai ini dikenal lewat pasir putih yang lembut, laut jernih, dan hutan bakau yang menyejukkan. Saat matahari terbenam, nuansa langit jingga yang memantul di permukaan laut menjadi daya tarik utama wisatawan dan fotografer.
Dalam penelitian oleh Universitas Diponegoro, disebutkan bahwa pengembangan berbasis Community Based Tourism (CBT) menjadi pendekatan utama, melibatkan partisipasi aktif warga dalam konservasi alam dan peningkatan ekonomi lokal
Wisatawan kini bisa menikmati fasilitas seperti gazebo, pendopo, warung makan, musala, kamar mandi umum, hingga area bermain anak dan wahana banana boat. Aktivitas camping, bakar ikan, dan api unggun juga menjadi agenda rutin para pengunjung malam hari
Namun demikian, masih terdapat tantangan utama berupa akses jalan licin saat hujan dan kurangnya promosi digital. Permasalahan ini diungkap dalam jurnal sosial-politik dari Universitas Mulawarman, yang menyarankan peningkatan sarana dan pelatihan pemandu lokal sebagai solusi strategis
Pemerintah Kutai Timur juga tengah mempersiapkan festival tahunan, lomba mancing, layang-layang, serta pelatihan promosi digital sebagai bagian dari revitalisasi branding pariwisata
Lebih lanjut, pengembangan jangka panjang berupa homestay tepi pantai, jembatan ke hutan bakau, dan wisata edukasi mangrove sedang dirancang oleh Dinas Pariwisata sebagai bagian dari strategi destinasi unggulan di sekitar Ibu Kota Negara (IKN)
Pantai Teluk Lombok bukan hanya tempat rekreasi, tapi juga representasi harmoni antara konservasi dan ekonomi lokal. Bila terus dikembangkan dengan semangat partisipasi masyarakat, destinasi ini dapat menjadi ikon ekowisata Kalimantan Timur.
