Kediri – Seperti arus sungai yang kembali ke hilir, ratusan perantau asal Kabupaten Kediri memulai perjalanan balik ke Jakarta dengan fasilitas gratis dari pemerintah daerah. Program ini kembali digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap mobilitas warga usai merayakan Lebaran 2026 di kampung halaman.
Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Perhubungan memberangkatkan sebanyak 100 peserta menuju Jakarta pada Selasa (24/3/2026) pagi. Program ini merupakan penyelenggaraan ketiga kalinya, dengan menyediakan dua unit bus yang masing-masing berkapasitas 50 penumpang. Para peserta diberangkatkan melalui rute Nganjuk sebelum masuk jalur tol, dengan titik akhir di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Sepanjang perjalanan, rombongan dijadwalkan berhenti di dua rest area guna memastikan kenyamanan penumpang.
“Kuotanya dua bus, masing-masing 50 peserta, jadi total ada 100 orang,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri, M. Nizam Subekhi, saat melepas keberangkatan peserta.
Ia menjelaskan bahwa program ini tidak hanya menyediakan transportasi tanpa biaya, tetapi juga dilengkapi fasilitas tambahan berupa konsumsi ringan serta pendampingan dari petugas selama perjalanan berlangsung. Setiap bus disertai satu petugas dari Dinas Perhubungan yang bertugas membantu serta memastikan kelancaran perjalanan.
“Fasilitas yang diberikan gratis, termasuk makan dan minum berupa snack,” jelasnya.
Lebih lanjut, Nizam menekankan pentingnya aspek keselamatan dalam perjalanan. Ia mengingatkan para pengemudi untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan tidak mengemudi secara ugal-ugalan demi menjaga keamanan seluruh penumpang.
“Keselamatan penumpang harus jadi prioritas utama,” tegasnya.
Program ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Salah satu peserta, Samsul Arifin, mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas balik gratis tersebut. Menurutnya, program ini meringankan beban biaya sekaligus memberikan kenyamanan perjalanan kembali ke tempat kerja.
“Sangat bersyukur bisa balik dengan gratis. Terima kasih kepada Mas Bup atas fasilitas yang diberikan ini. Semoga tahun depan lebih baik lagi dan lebih banyak lagi armada yang disediakan,” ungkap Samsul.
Antusiasme warga menjadi indikator kuat bahwa program ini memiliki dampak nyata. Selain membantu pekerja kembali ke ibu kota, program ini juga berkontribusi dalam mengurangi kepadatan arus balik serta meningkatkan keselamatan transportasi.
Pemerintah Kabupaten Kediri pun membuka peluang untuk pengembangan program serupa di masa mendatang, termasuk penambahan jumlah armada dan kapasitas peserta.
“Insya Allah, mudah-mudahan niat baik ini berlanjut dan tahun depan ada peningkatan pelayanan maupun jumlah armada,” pungkas Nizam.
Dengan keberangkatan ini, Pemkab Kediri kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung mobilitas para pekerja pasca-Lebaran.
