Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto menggelar acara “Ngopi Bareng Mas Pj Walikota” yang bekerja sama dengan Dewan Pers dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat. Acara ini berlangsung di Rumah Rakyat Kota Mojokerto, Jl. Hayam Wuruk No.50, Mergelo, Kota Mojokerto, Jumat (07/06/2024).
Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian perayaan HUT Kota Mojokerto ke-106. Acara ngopi bareng ini terlaksana dengan penyampaian materi oleh beberapa narasumber. Terdapat sesi tanya jawab dengan insan pers Mojokerto Raya.
Pj Wali Kota Mojokerto M. Ali Kuncoro bersama Sekretaris Daerah Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo, dan Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi, turut hadir dalam acara ini. Selain itu, Ketua PWI Pusat, Henry CH Bangun, Ketua Dewan Pers, Dr. Ninik Rahayu, Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Dewan Pers, Atmaji Sapto Anggoro, serta tamu undangan dan insan media Mojokerto Raya juga ikut meramaikan acara.
Ali Kuncoro menekankan pentingnya peran pers dalam masyarakat. Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan pers sangat penting untuk menjaga kualitas informasi yang berkualitas untuk masyarakat.
“Oleh karena itu, kita perlu peran pers. Ketika ada sebuah pemberitaan yang tidak presisi, hal itu dapat membuat persepsi yang sampai ke masyarakat berbeda atau tidak sesuai fakta,” ujarnya.
Menanggapi pernyataan PJ Walikota, Ketua PWI Pusat, Henry CH Bangun, menekankan pentingnya standar kompetensi bagi seorang wartawan. Ia menegaskan bahwa kompetensi yang baik akan menghasilkan kualitas jurnalistik yang tinggi dan kredibel.
“Standar kompetensi sangat penting bagi seorang wartawan karena dari kompetensi tersebut dapat memahami kode etik jurnalistik” kata Henry.
Acara Peluncuran Klinik Hoax
Selain acara ngopi bareng, pada kesempatan ini juga terlaksana launching program “Klinik Hoax”. Program ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Pemerintah Kota Mojokerto. Klinik Hoax bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang cara menangkal hoaks yang marak beredar saat ini. Dari program ini harapannya dapat menjadi solusi efektif dalam memerangi penyebaran berita bohong yang dapat meresahkan masyarakat.
Ali Kuncoro mengungkapkan harapannya bahwa Klinik Hoax ini dapat membantu meningkatkan literasi digital masyarakat.
“Dengan adanya Klinik Hoax, harapannya masyarakat dapat lebih kritis dalam menerima informasi” ujar Ali Kuncoro.
Ketua Dewan Pers, Dr. Ninik Rahayu, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia juga mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah dan pers dalam melaksanakan program ini.
“Kami sangat mendukung program Klinik Hoax ini karena dapat memberikan pemahaman terkait pentingnya verifikasi informasi sebelum menyebarkannya,” ungkap Ninik.
Acara “Ngopi Bareng Mas PJ Walikota” ini mendapat respon positif dari insan pers yang hadir. Mereka mengapresiasi upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas jurnalistik dan melibatkan pers dalam berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan berbagai kegiatan yang terlaksana, Pemerintah Kota Mojokerto menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program-program yang bermanfaat dan relevan bagi masyarakat. Ngopi bareng ini bukan hanya sekedar ajang berkumpul, tetapi juga menjadi wadah diskusi yang konstruktif antara pemerintah, pers, dan masyarakat.
