Jember – Kinerja Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jember mencatat lonjakan signifikan. Pada 2025, PAD Jember tumbuh 32,36 persen, angka yang disebut Bupati Jember Gus Fawait sebagai kenaikan tertinggi di Jawa Timur.
Capaian tersebut disampaikan Gus Fawait saat menghadiri Penganugerahan Insan Pajak di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (19/9/2026) malam.
Menurut Gus Fawait, capaian tersebut menjadi sesuatu yang istimewa karena peningkatan PAD terjadi tanpa menaikkan pajak.
“Ini luar biasa dan sangat fenomenal. Kenaikan PAD Jember yang tertinggi se-Jawa Timur, istimewanya, kita capai tanpa menaikkan pajak apa pun,” kata Gus Fawait.
Ia menilai peningkatan tersebut tidak lepas dari kepatuhan para wajib pajak di Kabupaten Jember.
“Ini membuktikan betapa taatnya para wajib pajak di Kabupaten Jember,” ujarnya.
Gus Fawait menegaskan, PAD memiliki peran penting dalam memperkuat APBD. Dengan meningkatnya PAD, pemerintah daerah memiliki ruang yang lebih besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, serta program pengentasan kemiskinan.
Karena itu, Pemkab Jember tidak hanya meminta masyarakat dan pelaku usaha taat pajak, tetapi juga menyiapkan bentuk penghargaan bagi mereka yang berkontribusi terhadap peningkatan penerimaan daerah.
Bapenda akan mengkaji pemberian insentif tambahan bagi wajib pajak yang dinilai taat dan berprestasi.Skema penghargaan juga menyasar pemerintah kecamatan dan kelurahan. Camat serta tiga lurah yang berhasil mendorong capaian pajak terbaik di wilayahnya dijanjikan apresiasi, termasuk peluang promosi jabatan.
Sementara bagi desa yang mampu menunjukkan kinerja baik dalam penerimaan pajak, Pemkab Jember menyiapkan dukungan pembangunan berupa tambahan panjang pengaspalan jalan dan penerangan jalan umum (PJU).
Tak berhenti di sektor pemerintahan, pelaku usaha juga menjadi bagian dari kebijakan apresiasi tersebut.Gus Fawait mengatakan, dunia usaha yang taat pajak dan memiliki kinerja baik akan mendapatkan kemudahan berupa percepatan proses perizinan.
“Kalau yang berprestasi dan taat pajak, lebih dipermudah percepatan perizinan usahanya,” tegasnya.
Gus Fawait menekankan, peningkatan PAD ke depan tidak harus dibebankan melalui kenaikan pajak. Menurutnya, optimalisasi kepatuhan dan pengelolaan potensi yang ada menjadi bagian dari strategi Pemkab Jember.
“Saya ingin PAD Jember harus meningkat tanpa menaikkan pajak. Itu komitmen Pemkab Jember menuju Jember Baru Jember Maju,” pungkasnya.( ADV )
