Sungai Penuh – Langit Kota Sungai Penuh kembali bersinar terang oleh prestasi generasi mudanya. Nivanya Putri Deanvi, siswi kelas VI SD Negeri 002/XI Kota Sungai Penuh, sukses menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 kategori Solo Song dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025, baik di tingkat Kecamatan maupun tingkat Kota Sungai Penuh.
Kompetisi yang berlangsung pada Rabu (29/10/2025) ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk menunjukkan bakat seni sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan budaya daerah. Dengan suara merdu, teknik vokal yang matang, dan penghayatan mendalam terhadap lagu-lagu tradisional Kerinci, Nivanya berhasil memukau para juri dan menyingkirkan sejumlah peserta unggulan lainnya.
“Kami sangat bangga dengan prestasi Nivanya. Ia menunjukkan bahwa kerja keras, bakat, dan kecintaan terhadap budaya daerah mampu menghasilkan prestasi gemilang. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi,” ujar Unggul Taufik, S.Pd, Kepala SD Negeri 002/XI Kota Sungai Penuh, saat ditemui usai pengumuman hasil lomba.
Keberhasilan Nivanya di ajang FTBI 2025 bukanlah prestasi pertamanya. Sebelumnya, ia juga mencatat berbagai penghargaan, di antaranya Juara 1 FLS2N Kecamatan Sungai Penuh 2024, Juara 2 FLS2N tingkat Kota Sungai Penuh 2024, dan Juara 1 Lomba Solo Song Hari Anak Nasional 2024.
Prestasi beruntun yang diraih Nivanya ini menjadi bukti bahwa bakat dan konsistensi latihan yang tekun dapat mengantarkan siswa menuju puncak prestasi. Dukungan dari pihak sekolah dan guru pembimbing turut menjadi faktor penting dalam kesuksesannya.
Ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) sendiri merupakan program tahunan yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk melestarikan bahasa dan sastra daerah. Melalui lomba seperti Solo Song, Pantun, Cerita Rakyat, dan Pidato Bahasa Daerah, FTBI menjadi sarana pembinaan karakter dan pelestarian budaya bagi generasi muda.
Bagi Nivanya, kemenangan ini bukan sekadar piala dan piagam, melainkan panggilan untuk terus melestarikan budaya lokal melalui karya dan suara. “Saya ingin terus belajar dan tampil di ajang yang lebih tinggi. Semoga bisa membanggakan sekolah dan orang tua,” ujarnya dengan senyum penuh harap.
Dengan prestasi ini, Nivanya Putri Deanvi tidak hanya mengharumkan nama sekolah dan Kota Sungai Penuh, tetapi juga menjadi inspirasi bagi pelajar lain untuk mencintai budaya daerah dan berani tampil menunjukkan potensi terbaiknya.
