Bondowoso – Suasana penuh syukur terasa di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Padasan, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso. Pada penyaluran terakhir selama bulan Ramadan, dapur SPPG menghadirkan menu spesial program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disiapkan sekaligus untuk kebutuhan empat hari ke depan.
Distribusi paket makanan tersebut disambut antusias oleh para siswa, guru, dan masyarakat penerima manfaat. Variasi menu yang disajikan dinilai cukup beragam dan memenuhi kebutuhan gizi, sehingga mendapat respon positif dari para penerima program.
Kepala SPPG Padasan, Moh Faizi, menyampaikan rasa syukur atas dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan program MBG selama Ramadan. Ia menyebut distribusi kali ini menjadi penyaluran terakhir sebelum kegiatan kembali berjalan normal setelah bulan puasa.
“Syukur alhamdulillah, untuk menu istimewa hari ini banyak siswa dan guru yang menyukainya, dan respon masyarakat juga sangat baik. Ini merupakan distribusi terakhir kami di bulan Ramadan, sehingga tentu kami berusaha memberikan yang terbaik untuk para penerima manfaat,” ujar Moh Faizi.
Ia menjelaskan bahwa pihak dapur SPPG selalu terbuka terhadap kritik dan saran dari masyarakat sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan gizi di masa mendatang.
“Kami sangat terbuka terhadap masukan dan kritik masyarakat, karena itu menjadi evaluasi bagi kami untuk terus menghadirkan menu yang lebih baik ke depannya,” tambahnya.
Faizi juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan program di bulan Ramadan masih terdapat kekurangan, baik dari sisi menu maupun pelayanan. Ia berharap masyarakat turut berperan aktif dalam memberikan pengawasan terhadap kualitas makanan yang disalurkan.

“Kami mohon maaf jika selama Ramadan masih ada menu atau hal lain yang kurang berkenan. Ke depan kami mengajak masyarakat untuk ikut andil mengawasi menu-menu kami, termasuk menu SPPG di Kabupaten Bondowoso,” katanya.
Dalam skema distribusi terakhir ini, dapur SPPG Padasan menyiapkan paket makanan yang dirapel untuk empat hari sekaligus. Satu paket disalurkan pada Jumat (13/3/2026), sementara tiga paket lainnya diperuntukkan bagi kebutuhan hari Sabtu, Senin, dan Selasa.
Beragam menu bergizi disertakan dalam paket tersebut, mulai dari ayam ungkep, tahu dan tempe ungkep, roti abon, roti sisir, roti pizza, bakpia, susu, hingga aneka buah seperti pisang, apel, jeruk, serta kurma. Selain itu, terdapat pula edamame sebagai tambahan sumber protein nabati.
Paket makanan disusun dalam dua kategori, yakni porsi besar dan porsi kecil yang disesuaikan dengan kebutuhan penerima manfaat. Kandungan gizinya juga telah diperhitungkan secara detail agar tetap memenuhi kebutuhan energi harian.
Untuk porsi besar, kandungan energi mencapai sekitar 1.752,06 kilokalori dengan protein 66,15 gram, lemak 78,96 gram, karbohidrat 208,07 gram, serta serat 25,45 gram. Sementara pada porsi kecil, kandungan energi sekitar 1.703,8 kilokalori dengan protein 61,02 gram, lemak 65,3 gram, karbohidrat 206,75 gram, dan serat 25,27 gram.
Menariknya, seluruh paket makanan kali ini dikemas menggunakan keranjang khusus berwarna ungu yang membuat tampilan lebih rapi dan memudahkan proses distribusi kepada para penerima manfaat.
Selain meningkatkan estetika kemasan, penggunaan keranjang juga membantu menjaga makanan tetap tertata dengan baik hingga sampai ke tangan siswa dan guru penerima program.
Pihak dapur SPPG juga mengingatkan agar beberapa menu seperti ayam, tahu, dan tempe ungkep disimpan di dalam freezer sebelum dikonsumsi agar kualitas dan keamanan makanan tetap terjaga selama masa penyimpanan.
Melalui sistem distribusi ini, dapur SPPG Padasan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan menu makanan yang bergizi, higienis, serta bermanfaat bagi siswa dan guru sebagai penerima program Makan Bergizi Gratis di wilayah Pujer dan sekitarnya.
