Bondowoso – Akses layanan kesehatan yang lebih mudah, praktis, dan terpercaya kini semakin dekat dengan masyarakat Kabupaten Bondowoso. Melalui aplikasi SiCare, warga dapat mengakses layanan home care profesional berbasis platform digital untuk menghadirkan perawatan kesehatan langsung ke rumah.
Inovasi layanan kesehatan tersebut resmi diluncurkan melalui Grand Launching aplikasi Home Care SiCare di Alun-Alun Ki Bagus Asra, Bondowoso, Minggu (25/10/2026). Peluncuran dilakukan oleh Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, sebagai langkah mendorong transformasi pelayanan kesehatan yang semakin mudah dijangkau masyarakat.
Bupati Abdul Hamid Wahid mengapresiasi hadirnya SiCare yang dinilai mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang praktis sekaligus mengutamakan keamanan dan profesionalitas. Menurutnya, aplikasi tersebut bukan sekadar menawarkan kemudahan teknologi, tetapi juga harus mampu memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang aman dan dapat dipercaya.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam meningkatkan kualitas kesehatan warga. Kolaborasi serta sinergi yang baik dengan pihak swasta seperti ini merupakan sesuatu yang harus kita lakukan dan sangat kita butuhkan,” ujar Abdul Hamid Wahid dalam sambutannya.
Ia menilai, kehadiran SiCare menjadi bukti bahwa ekosistem layanan digital di Bondowoso terus berkembang, termasuk di bidang kesehatan. Melalui pemanfaatan teknologi, masyarakat diharapkan semakin mudah memperoleh layanan perawatan tanpa harus selalu datang langsung ke fasilitas kesehatan untuk kebutuhan tertentu yang dapat ditangani melalui layanan home care.
Bupati juga berharap SiCare tidak hanya berkembang pada momentum peluncuran, tetapi mampu menjaga konsistensi kualitas pelayanan dalam jangka panjang. Standar pelayanan prima, kata dia, harus menjadi perhatian utama agar kepercayaan masyarakat terus tumbuh.
“Saya menaruh harapan besar agar SiCare tidak hanya bersemangat pada masa peluncuran awalnya saja. Saya titip pesan agar standar pelayanan prima terus dijaga demi memperkuat kepercayaan masyarakat Kabupaten Bondowoso,” tegasnya.
Abdul Hamid turut mendorong agar standar pelayanan SiCare terus ditingkatkan hingga mampu memenuhi standar nasional, bahkan internasional. Dengan demikian, inovasi yang lahir dari Bondowoso tersebut diharapkan dapat berkembang lebih luas dan memberikan kontribusi bagi pelayanan kesehatan di tingkat nasional.
Sementara itu, Founder SiCare sekaligus Direktur Utama PT SOMA, Teguh Susilo, S.H., M.I.Kom., menjelaskan bahwa SiCare dirancang sebagai ekosistem layanan kesehatan berbasis rumah yang terintegrasi. Platform ini bertujuan menghubungkan pasien, keluarga, tenaga kesehatan, rumah sakit, puskesmas, serta berbagai unsur pelayanan kesehatan lainnya dalam satu sistem yang saling terkoneksi.
Menurut Teguh, SiCare dikembangkan melalui tiga komponen utama. Pertama, platform digital yang menghubungkan pasien dan keluarga dengan tenaga kesehatan, termasuk untuk pemesanan layanan, pembayaran melalui payment gateway, pengelolaan rekam medis, serta pelaporan pelayanan.
Kedua, Klinik Pratama SiCare yang menjadi bagian dari sistem penyelenggaraan layanan dan pembinaan tenaga kesehatan. Melalui komponen ini, tenaga yang memberikan pelayanan di rumah diharapkan memiliki kompetensi dan verifikasi yang sesuai dengan ketentuan serta berada dalam pengawasan yang berlaku.
Ketiga, pengembangan ekosistem layanan kesehatan berbasis rumah yang terintegrasi. Melalui pendekatan tersebut, SiCare ingin menjadi bagian dari upaya transformasi kesehatan dengan memperkuat pelayanan kesehatan primer, pemanfaatan teknologi, dan pemberdayaan sumber daya manusia.
“Kami ingin menjadi bagian daripada ekosistem yang telah ada, untuk mengintegrasikan rumah sakit, puskesmas, pasien, dan keluarga sehingga bisa terkoneksikan melalui SiCare,” kata Teguh.
Ia menegaskan, pengembangan SiCare juga membawa tiga komitmen utama bagi masyarakat dan daerah. Komitmen pertama adalah menghadirkan layanan perawatan profesional bagi keluarga di Bondowoso, termasuk tenaga caregiver dan fisioterapis yang dapat memberikan pelayanan sesuai kebutuhan di rumah.
Teguh menyebutkan, proses seleksi dan verifikasi tenaga kesehatan menjadi perhatian penting untuk menjaga kualitas layanan. Karena itu, pihaknya mengupayakan agar tenaga yang bergabung melalui SiCare menjalani proses penyaringan kompetensi sebelum memberikan pelayanan kepada masyarakat, dengan mengacu pada ketentuan perundang-undangan di bidang kesehatan.
Komitmen kedua menyasar tenaga kesehatan muda di Bondowoso, terutama lulusan akademi keperawatan dan kebidanan yang belum memperoleh kesempatan kerja sesuai bidangnya. SiCare diharapkan membuka peluang kerja baru sekaligus menyediakan jenjang karier yang lebih terarah dan bermartabat bagi para tenaga kesehatan.
“Kami ingin ijazah mereka tidak hanya tersimpan, tetapi bisa digunakan untuk berkarya. SiCare hadir untuk membuka kesempatan bagi tenaga kesehatan muda yang belum mendapatkan ruang kerja di fasilitas kesehatan yang sudah ada,” ungkapnya.
Adapun komitmen ketiga adalah membawa inovasi dari Bondowoso untuk berkembang ke wilayah yang lebih luas. Teguh optimistis SiCare dapat bertumbuh dari tingkat kabupaten menuju Jawa Timur hingga skala nasional melalui kolaborasi dengan berbagai pihak dan penguatan kualitas layanan.
Ia menambahkan, aplikasi SiCare telah tersedia untuk diunduh melalui Play Store dan App Store, sehingga masyarakat dapat mengenal dan mengakses platform tersebut sesuai layanan yang tersedia.
Peluncuran SiCare menjadi momentum penting bagi pengembangan layanan kesehatan berbasis digital di Bondowoso. Dengan menggabungkan kemudahan akses teknologi, tenaga profesional, dan kolaborasi antarlembaga, SiCare diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih dekat, sekaligus membuka peluang bagi tenaga kesehatan lokal untuk berkembang.
Pemerintah Kabupaten Bondowoso pun berharap inovasi ini terus bertumbuh dengan menjaga mutu, keamanan, dan kepercayaan masyarakat sebagai fondasi utama. Dengan demikian, kemudahan pelayanan kesehatan tidak berhenti pada peluncuran aplikasi, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh keluarga di Bondowoso.
