Sidoarjo – Semangat menjelang Ramadhan disambut dengan peluncuran sebuah inisiatif sosial yang berfokus pada keterbukaan layanan publik di Kabupaten Sidoarjo. Bertempat di Warung Putra Gama Nusantara, Minggu malam (23/3/2025), Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, secara resmi meluncurkan program Lapor Buwas, sebuah platform aduan masyarakat yang diinisiasi oleh komunitas Ruang Publik Sidoarjo (RPS).
Dalam suasana hangat buka bersama, program ini diperkenalkan sebagai bentuk kepedulian terhadap aspirasi warga yang selama ini belum sepenuhnya tersampaikan kepada pemerintah. Acara ini juga dihadiri tokoh masyarakat, perwakilan BPD, media lokal, LSM, dan berbagai elemen warga Sidoarjo.
Ketua RPS, Sujani, atau yang akrab disapa “Bupati Swasta”, menjelaskan bahwa Lapor Buwas dirancang sebagai saluran 24 jam bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan secara langsung melalui telepon maupun WhatsApp. Aduan-aduan tersebut akan diteruskan ke dinas atau instansi yang berwenang.
“Kami hanya menjembatani masyarakat yang ingin mengadu kepada pemerintah. Pengaduan akan dibuka 24 jam, bisa melalui telepon ataupun WhatsApp, dan akan diteruskan ke dinas terkait agar mendapatkan respon,” kata Sujani di hadapan peserta acara.
Sujani juga mendorong masyarakat untuk tidak takut atau ragu dalam menggunakan layanan ini. Menurutnya, Lapor Buwas adalah upaya konkret untuk membangun pemerintahan yang responsif dan masyarakat yang partisipatif.
Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, menyambut baik inisiatif ini. Ia menyampaikan bahwa program seperti Lapor Buwas dapat menjadi kekuatan baru dalam membangun komunikasi dua arah antara warga dan pemerintah.
“Semoga dengan adanya program sosial ini, pelayanan kepada masyarakat dapat terus berjalan dengan baik. Kepedulian dan keikutsertaan masyarakat dalam pembangunan Kabupaten Sidoarjo sangat penting bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama,” ujar Mimik dalam sambutannya.
Lapor Buwas diharapkan menjadi solusi cepat dalam menangkap suara rakyat secara langsung, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih transparan dan akuntabel. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo pun didorong untuk menjadikan aspirasi warga sebagai prioritas dalam pengambilan kebijakan.
Dengan hadirnya program ini, warga Sidoarjo kini memiliki wadah baru untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, mulai dari persoalan layanan publik, infrastruktur, hingga isu sosial di lingkungannya.
