Kutim – Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menetapkan Kutai Timur sebagai salah satu superhub ekonomi IKN, bersama dengan beberapa daerah di Kalimantan Timur (Kaltim). Saat ini Kutim menyusun rencana pembangunan jangka panjang melalui Rencana Pembangunan Jangka Pandang Daerah (RPJPD). Hal itu disampaikan Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang usai mengikuti pengambilan sumpah jabatan ASN dan PPPK di Ruang Akasia Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi Sangatta, Senin (13/11/2023).
Meskipun Kabupaten Kutai Timur telah menerima kompensasi dari sektor perkebunan, terutama kelapa sawit, Kasmidi Bulang menyadari bahwa jumlah kompensasi tersebut masih jauh lebih kecil dibandingkan dengan dana bagi hasil (DBH) yang selama ini diterima dari sektor pertambangan.
“Sektor pertambangan yang selama ini menjadi salah satu sumber pendapatan utama, tidak masuk dalam rencana tersebut. Oleh karena itu, kami sedang memikirkan alternatif sumber ekonomi yang lain selain pertambangan,” ungkap Kasmidi Bulang.
Wakil Bupati menegaskan bahwa pemerintah telah memulai upaya diversifikasi ekonomi melalui sektor-sektor seperti pertanian, pariwisata, perkebunan, dan potensi perikanan. Adanya rencana kebijakan yang sedang dikaji bertujuan untuk mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang dimiliki sebagai respons terhadap perubahan dinamika ekonomi daerah.
“Kami akan terus mendorong agar sektor-sektor alternatif ini dapat menjadi penopang pembangunan Kutai Timur di masa depan,” tambahnya.
Pemerintah Kutai Timur berkomitmen untuk mencari solusi yang berkelanjutan dalam menghadapi perubahan struktural ekonomi. Upaya diversifikasi ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada satu sektor ekonomi tertentu dan menciptakan ketahanan ekonomi yang lebih baik.
Sejumlah skema kebijakan sedang dalam tahap kajian untuk memastikan efektivitas dalam penerapannya. Kasmidi Bulang juga menekankan pentingnya melibatkan semua pihak terkait, termasuk masyarakat dan pelaku usaha lokal, dalam proses perencanaan dan implementasi kebijakan ini.
Dengan langkah-langkah ini, Kutai Timur berharap dapat membangun fondasi ekonomi yang kuat dan berkelanjutan, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah setempat percaya bahwa melalui kolaborasi dan inovasi, Kutai Timur dapat menghadapi tantangan ekonomi dengan lebih baik dan meraih kemajuan yang berkelanjutan.
