Sangatta – Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, mengukir sejarah baru bagi Desa Rantau Panjang dalam kunjungan kerjanya kali ini. Dengan didampingi oleh Ketua TP PKK Kutim, Siti Robiah, serta sejumlah pejabat penting lainnya, Bupati meresmikan Kantor Desa Rantau Panjang yang representatif, menghidupkan listrik untuk fasilitas umum selama 24 jam, dan meletakkan batu pertama untuk pembangunan sarana olahraga.
Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, dan desa dalam setiap langkah pembangunan. “Dalam pembangunan, Pemkab Kutim selalu mengedepankan sinergitas. Dan inilah salah satu buah dari sinergitas antara Pemkab Kutim dengan Pemkec Telen dan Pemdes Rantau Panjang. Saya pesankan agar gedung ini dirawat dengan baik, dan yang paling penting berikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat kita,” ujarnya dengan penuh semangat.
Peresmian listrik selama 24 jam di fasilitas umum Desa Rantau Panjang merupakan pencapaian signifikan lainnya. Meski baru tahap awal, listrik PLN akan mulai mengalir ke rumah-rumah warga mulai hari Senin, dengan 27 rumah sudah terdaftar untuk mendapatkan aliran listrik. “Mohon bersabar, karena baru mulai Senin ini aliran listrik akan diproses dipasang. Saya minta kepala desa bisa mengawalnya dalam pemasangannya nanti,” jelas Bupati Ardiansyah, menekankan pentingnya peran kepala desa dalam memastikan kelancaran proses ini.
Bupati juga menggarisbawahi pentingnya penggunaan listrik yang aman dan bijak. “Karena betapa pentingnya listrik, saya yakin bapak-ibu untuk anak-anak kita belajar akan terbantu dengan mudah dengan kehadiran listrik. Sekarang era digital kebanyakan lewat daya dukung listrik oleh karena itu manfaatkan listrik dengan baik,” pesan Bupati, menambahkan imbauan agar warga menggunakan kabel berkualitas untuk menghindari risiko kebakaran.
Manager PLN UP3 Bontang, Dody Suhendra, turut memberikan sambutan, menegaskan komitmen PLN dalam melistriki desa-desa di Kutim. “Kami berkomitmen penuh dalam melistriki desa-desa di Kutim asalkan ada perintah resmi dari Pemkab Kutim melalui Bagian Sumber Daya Alam (SDA), kami langsung action bergerak ke lapangan,” tegasnya.
Kepala Desa Rantau Panjang, Supianto Alang, tak ketinggalan mengucapkan terima kasih atas dukungan PLN dan Pemkab Kutim. Dengan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp 1,4 miliar, kantor desa yang representatif kini berdiri kokoh, ditambah sarana olahraga dengan anggaran Rp 1 miliar yang sedang dalam tahap pembangunan.
Camat Telen, Petrus Ivung, dalam laporannya, menyoroti betapa cepatnya perhatian diberikan kepada Desa Rantau Panjang. “Tidak perlu menunggu lama, desa kami langsung diberikan perhatian. Terima kasih Pemkab Kutim dan PLN,” ujarnya.
Selain itu, Petrus Ivung juga memaparkan progres pembangunan di Kecamatan Telen, termasuk pembangunan jembatan yang akan menghubungkan Desa Marah Haloq dan Lung Melah untuk memudahkan akses masyarakat dalam menggerakkan sektor perekonomian. “Sekarang progresnya dalam pemasangan pondasi dan pengadaan kerangka baja. Nantinya jika tersambung Desa Marah Haloq dan Lung Melah memudahkan akses masyarakat dalam menggerakkan sektor perekonomian warga,” jelasnya.
Di akhir kegiatan, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman meninjau progres pembangunan sarana olahraga Desa Rantau Panjang, menutup kunjungan dengan harapan besar akan kemajuan infrastruktur yang berkelanjutan di wilayah tersebut. Sinergi dan komitmen yang ditunjukkan oleh semua pihak diharapkan dapat terus berlanjut demi kesejahteraan masyarakat Desa Rantau Panjang dan sekitarnya.
