Jombang – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menghindari komentar terkait pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Ridwan Kamil. Saat ditanya mengenai hal tersebut dalam acara Safari Ramadan di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, pada Jumat (14/03/2025), Bahlil memilih tidak memberikan jawaban tegas.
“Kita buka puasa dulu ya,” ujar Bahlil singkat ketika ditanya wartawan tentang kasus yang menyeret Ridwan Kamil, yang juga merupakan Ketua Bidang Kebijakan Politik dan Pemerintahan Dalam Negeri Partai Golkar.
Ridwan Kamil saat ini tengah diperiksa oleh KPK terkait dugaan kasus korupsi di PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB). Kasus ini mencuat setelah penyidik KPK melakukan penggeledahan di rumah mantan Gubernur Jawa Barat tersebut. Meski belum ada pernyataan resmi dari KPK mengenai status hukum Ridwan Kamil, penyelidikan terhadap kasus ini terus berlanjut.
Dalam acara Safari Ramadan tersebut, hadir pula sejumlah tokoh Partai Golkar, termasuk Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji; Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Nusron Wahid; serta Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti. Selain itu, beberapa pengurus DPP Golkar dan anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur turut serta dalam kegiatan tersebut.
Sikap Bahlil yang memilih bungkam atas kasus ini memperlihatkan kehati-hatian Partai Golkar dalam menyikapi situasi yang dapat berdampak pada citra partai. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Golkar terkait posisi mereka terhadap kasus yang menimpa Ridwan Kamil.
Sementara itu, KPK terus mendalami dugaan keterlibatan sejumlah pihak dalam kasus korupsi PT BJB. Publik masih menantikan perkembangan lebih lanjut dari penyelidikan ini, termasuk kemungkinan adanya tersangka baru yang akan diumumkan.
