Bontang – Kota Bontang kembali menunjukkan eksistensinya di kancah nasional dengan mewakili Kalimantan Timur dalam ajang Festival Anak Shaleh Nasional (FASI) XII. Festival ini berlangsung dari 25 hingga 27 Oktober 2024 di Aula Asrama Haji Bekasi, Jawa Barat. Peserta dari Bontang, yang terdiri dari anak-anak berprestasi dalam berbagai kategori keagamaan, siap berlaga di tingkat nasional dan membawa kebanggaan bagi Kota Bontang serta Kalimantan Timur.
Anggota DPRD Kota Bontang, Saeful Rizal, memberikan sambutan hangat dan penuh semangat kepada para peserta yang akan berlaga. Dalam pesannya, Saeful menyampaikan rasa bangganya serta harapan tinggi agar anak-anak Bontang dapat meraih prestasi terbaik di ajang ini.
Selamat Berkompetisi dan Berprestasi
Sebagai wakil Kalimantan Timur, para peserta dari Bontang tidak hanya membawa nama kota mereka, tetapi juga menjadi perwakilan dari seluruh masyarakat Kaltim dalam memperlihatkan potensi dan keterampilan keagamaan mereka. Saeful Rizal menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta dan memberi dorongan moral agar mereka percaya diri menghadapi kompetisi.
“Selamat mengikuti Festival, anak-anakku sekalian. Semoga kalian mendapatkan prestasi terbaik. Kalian punya kesempatan untuk membuat bangga orang tua, masyarakat Bontang, bahkan masyarakat Kaltim,” ujar politisi PKS ini saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (25/10/2024). Menurutnya, ajang Festival Anak Shaleh ini bukan sekadar kompetisi tetapi juga kesempatan bagi anak-anak untuk mengasah kemampuan, memperkuat keimanan, dan belajar bekerja keras demi prestasi yang dapat membanggakan daerahnya.
Festival Anak Shaleh Nasional XII ini melombakan berbagai kategori seperti hafalan doa sehari-hari, membaca ayat-ayat pendek Al-Qur’an, hingga lomba azan. Ajang ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan anak-anak pada agama dan membangun karakter Islami sejak dini.
Harapan Akan Penghargaan yang Layak
Dalam pesannya, Saeful Rizal juga mengingatkan pemerintah Kota Bontang untuk memberikan penghargaan terbaik bagi para peserta yang meraih prestasi dalam ajang ini. Menurutnya, bentuk apresiasi dan dukungan dari pemerintah merupakan dorongan penting bagi anak-anak untuk terus berprestasi dan termotivasi meningkatkan potensi mereka.
“Kepada pemerintah, saya berharap agar menyiapkan hadiah terbaik atas prestasi mereka nanti sebagai bentuk penghargaan atas usaha dan prestasi mereka,” ujar Saeful Rizal. Ia menekankan bahwa pemberian penghargaan bukan hanya bentuk penghormatan kepada peserta tetapi juga akan menjadi motivasi yang positif bagi anak-anak untuk berupaya lebih keras dalam meraih prestasi.
Dengan adanya dukungan dari pemerintah dalam bentuk apresiasi, diharapkan anak-anak dari Bontang dan Kalimantan Timur lainnya semakin terdorong untuk ikut serta dalam berbagai kompetisi sejenis, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.
Peran Pembinaan yang Lebih Intensif
Selain apresiasi, Saeful Rizal juga mengingatkan pentingnya pembinaan berkelanjutan dari pihak pemerintah bagi para peserta dan anak-anak di Kota Bontang yang berpotensi. Menurutnya, pembinaan yang intensif akan membantu anak-anak dalam mempertahankan prestasi yang telah diraih dan bahkan meningkatkannya di masa depan.
“Kepada pemerintah, saya berharap agar melakukan pembinaan lebih intens lagi supaya prestasi baik selama ini bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan,” tegas Saeful Rizal. Ia berharap pemerintah melalui Dinas Pendidikan, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta lembaga-lembaga terkait dapat bekerja sama dalam memberikan program-program pembinaan yang efektif dan terarah bagi anak-anak yang menunjukkan bakat di bidang keagamaan.
Pembinaan yang berkelanjutan juga akan membantu anak-anak membangun mental dan disiplin untuk menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang. Hal ini juga selaras dengan visi Kota Bontang yang ingin melahirkan generasi muda yang religius, cerdas, dan berakhlak baik.
Peran Orang Tua dalam Persiapan Kompetisi
Selain pemerintah, Saeful Rizal juga mengingatkan peran penting orang tua dalam membimbing dan mempersiapkan anak-anak mereka untuk menghadapi berbagai kompetisi di bidang keagamaan. Menurutnya, dukungan dan bimbingan dari orang tua sangat berpengaruh pada kesiapan mental dan spiritual anak-anak dalam menghadapi kompetisi semacam Festival Anak Shaleh ini.
“Kepada para orang tua, diharapkan agar membimbing dan mempersiapkan anak masing-masing untuk siap dalam even Festival Anak Shaleh berikutnya,” tutur Saeful. Ia menambahkan bahwa lingkungan keluarga yang mendukung akan menjadi pondasi yang kuat bagi anak-anak dalam belajar dan berkompetisi.
Dengan bimbingan yang baik dari keluarga, anak-anak akan lebih percaya diri dan termotivasi untuk mengikuti berbagai ajang kompetisi keagamaan. Hal ini akan berdampak pada pembentukan karakter dan mental anak-anak yang lebih baik, serta meningkatkan potensi mereka dalam meraih prestasi yang membanggakan.
Dukungan untuk Bontang di Ajang Nasional
Keberangkatan peserta dari Bontang ke ajang Festival Anak Shaleh Nasional XII ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat. Ajang ini menjadi salah satu kesempatan bagi masyarakat Bontang untuk unjuk gigi dan menunjukkan betapa besar perhatian mereka terhadap pendidikan agama bagi generasi muda.
Diharapkan, keikutsertaan Bontang dalam Festival Anak Shaleh Nasional ini dapat memberikan inspirasi dan dorongan bagi generasi muda lainnya untuk mengikuti jejak yang sama di masa mendatang. Ajang ini juga menjadi cerminan dari komitmen pemerintah Kota Bontang dan para orang tua dalam mendukung tumbuhnya generasi muda yang religius dan berakhlak mulia.
Festival Anak Shaleh Nasional bukan hanya ajang untuk berlomba, tetapi juga wadah untuk mendidik generasi penerus bangsa agar tumbuh menjadi anak-anak yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki landasan agama yang kuat. Melalui kompetisi ini, anak-anak diharapkan bisa belajar arti kerja keras, disiplin, dan kesungguhan dalam menjalani setiap tantangan.
Kota Bontang dan masyarakat Kaltim kini menunggu dengan harap-harap cemas namun optimis, menanti hasil perjuangan para peserta yang telah berusaha keras. Semoga mereka dapat membawa pulang prestasi yang membanggakan, sekaligus mengharumkan nama Bontang dan Kalimantan Timur di tingkat nasional.
