Ambon – Di bawah langit Halong yang cerah, bibit-bibit mahoni ditanam sebagai simbol harapan yang tumbuh bersama waktu. Alumni Akabri 1994 menggelar aksi “1994 Untuk Negeri” dengan menanam pohon di sejumlah titik strategis di Kota Ambon, Selasa (24/2/2026), sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus pengabdian kepada bangsa.
Kegiatan diawali di depan Masjid Nurul Iman, Markas Komando Daerah Angkatan Laut IX (Mako Kodaeral IX), Halong, Ambon. Komandan Kodaeral IX, Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., turut menyaksikan langsung penanaman perdana bibit pohon mahoni tersebut. Aksi ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang diinisiasi Alumni Akabri 1994 sebagai bentuk kontribusi nyata bagi lingkungan di wilayah Maluku.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat TNI dan Polri yang juga merupakan bagian dari Alumni Akabri 1994, di antaranya Panglima Komando Armada III (Pangkoarmada III) Laksda TNI Dato Rusman S.N., Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, Wadan Kodaeral IX Laksma TNI Dr. Muhammad Risahdi, serta Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Raffles Manurung. Kehadiran para pimpinan ini menunjukkan kuatnya soliditas lintas matra dan institusi dalam mendukung gerakan penghijauan tersebut.
Penanaman pohon mahoni di lingkungan Mako Kodaeral IX menjadi simbol komitmen alumni dalam menjaga kelestarian lingkungan, baik di satuan kerja masing-masing maupun di wilayah binaan. Selain itu, aksi ini juga diharapkan memberikan dampak ekologis jangka panjang, mengingat pohon mahoni dikenal memiliki daya serap karbon yang baik serta mampu menciptakan lingkungan yang lebih teduh dan asri.
Setelah prosesi awal di Halong, rombongan melanjutkan kegiatan penanaman di Markas Komando Resor Militer (Korem) 151/Binaiya Ambon. Di lokasi ini, penanaman pohon menjadi simbol sinergi antara TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Darat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.
Kegiatan kemudian berlanjut di Markas Komando Kepolisian Daerah (Polda) Maluku. Penanaman pohon di lingkungan Polda menjadi wujud sinergitas TNI-Polri yang tidak hanya terbangun dalam tugas keamanan, tetapi juga dalam kepedulian terhadap isu lingkungan.
Rangkaian aksi penghijauan ditutup di Markas Komando Gugus Tempur Laut Koarmada III sebagai titik akhir kegiatan hari itu. Setiap titik penanaman memiliki makna strategis, mencerminkan kebersamaan serta komitmen berkelanjutan para alumni untuk terus memberi manfaat bagi masyarakat.
Pangkoarmada III sebagai perwakilan Alumni Akabri 1994 menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih hijau, asri, dan berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih hijau, asri, dan berkelanjutan, sekaligus mempererat soliditas dan sinergitas antar instansi di wilayah Maluku,” ujarnya.
Ia menambahkan, penanaman pohon mahoni juga menjadi simbol harapan agar semangat kebersamaan dan pengabdian yang terjalin sejak masa pendidikan Akabri 1994 terus tumbuh dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Aksi penghijauan “1994 Untuk Negeri” ini menjadi pengingat bahwa pengabdian tidak hanya diwujudkan melalui tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga melalui langkah sederhana menanam pohon demi masa depan lingkungan yang lebih baik di Provinsi Maluku.
