Jember – Dengan semangat religius yang berpadu aroma kompetisi, Kabupaten Jember menyatakan siap menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Jawa Timur. Ajang bergengsi ini dijadwalkan berlangsung pada 11–20 September 2025 dan akan menghadirkan 1.347 peserta dari 38 kabupaten/kota.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten Jember, Nurul Hafid Yasin, mengungkapkan seluruh persiapan teknis maupun non-teknis hampir rampung. “Tujuannya MTQ menjadi ajang kompetisi Qur’ani kafilah diikuti 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Peserta dari Jember sendiri berjumlah 53 orang,” ujarnya pada Senin (8/9/2025).
Menurut Hafid, Jember telah menyiapkan 12 lokasi sebagai arena lomba, mulai dari masjid, pondok pesantren, hingga gedung serbaguna. Beberapa di antaranya Masjid Cheng Ho, Ponpes Al Qodiri, Alun-Alun Jember, MAN 1 Jember, hingga GOR Kaliwates. Selain itu, sistem layanan informasi digital juga disiapkan untuk mempermudah peserta dan pengunjung dalam mengakses jadwal maupun lokasi acara.
“Sebanyak 8 cabang yang dilombakan yakni seni baca Al-Qur’an, qiro’at, hafalan, tafsir, fahm Al-Qur’an, seni kaligrafi, karya ilmiah Al-Qur’an, dan karya ilmiah hadist,” tambah Hafid.
Ia menjelaskan bahwa MTQ kali ini mengangkat tema “Merawat nilai Al Qur’an menuju Jawa Timur Gerbang Baru Nusantara.” Selain sebagai ajang kompetisi, acara ini juga diharapkan menjadi ruang silaturahmi yang menghadirkan suasana religius dan kebersamaan. Jember juga menjadikan momen ini sebagai etalase untuk mempromosikan wisata religi, potensi UMKM, serta keragaman budaya lokal.
“Peserta dari Jember lebih matang dan siap dibanding tahun sebelumnya. Kami optimis bisa meraih medali emas,” tegas Hafid, mengingatkan bahwa pada MTQ sebelumnya di Pasuruan, Jember hanya menduduki peringkat ke-6.
Optimisme itu, menurut Hafid, tidak hanya soal prestasi, melainkan juga soal dampak ekonomi dan sosial. Kehadiran ribuan peserta beserta rombongan diperkirakan mampu menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga perdagangan lokal. Pemerintah daerah berharap momentum ini dapat menumbuhkan kebanggaan masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing Jember di Jawa Timur.
Dengan persiapan yang semakin matang, Jember tak hanya ingin menjadi penyelenggara yang sukses, tetapi juga tuan rumah yang meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh kafilah. Target masuk tiga besar pun menjadi semangat pemersatu bagi seluruh pihak yang terlibat. (ADV).
