Gresik – “Alhamdulillah, sekarang jalan sudah bagus, tidak becek lagi kalau hujan,” ujar Jono, warga Dusun Patoman, dengan wajah sumringah. Ucapan itu mencerminkan kegembiraan masyarakat setelah proyek rehabilitasi jalan di desanya resmi selesai.
Pemerintah Desa Kedunganyar, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, telah menyelesaikan pembangunan jalan di wilayah Dusun Patoman. Proyek yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2025 ini menghabiskan dana sebesar Rp67.000.000,-. Rehabilitasi mencakup peningkatan kualitas jalan sepanjang 89 meter dengan lebar 3,7 meter.
Jalan tersebut sebelumnya sering dikeluhkan warga karena rusak dan becek saat musim hujan. Kini, dengan perbaikan menyeluruh, warga bisa melintas dengan lebih aman dan nyaman. Proyek ini termasuk dalam program pembangunan desa (JPD) yang bertujuan mendukung akses pertanian dan aktivitas ekonomi warga.
“Semoga jalan ini awet dan bisa membantu kegiatan warga sehari-hari,” tambah Jono penuh harap.
Kepala Desa Kedunganyar, Supriyanto, menyampaikan apresiasi atas kerja sama semua pihak yang mendukung kelancaran proyek, mulai dari pelaksana teknis hingga keterlibatan aktif warga dalam proses pembangunan.
“Kami berharap infrastruktur ini bisa memperlancar mobilitas masyarakat dan mempercepat pembangunan desa,” ujarnya saat ditemui di balai desa.
Menurutnya, pemanfaatan Dana Desa untuk perbaikan infrastruktur adalah bentuk tanggung jawab pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam pengelolaan dana tersebut.
Rampungnya proyek ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi aktivitas ekonomi warga, terutama dalam hal distribusi hasil pertanian. Jalan yang baik tentu mempercepat waktu tempuh dan menurunkan biaya transportasi bagi petani dan pelaku usaha lokal.
Pemerintah desa juga mendorong masyarakat untuk menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
