Samarinda – Suasana berbeda mewarnai SMKN 6 Samarinda pada Sabtu pagi (14/6/2025), saat ratusan pelajar antusias mengikuti kegiatan Honda Goes to School, rangkaian dari seri Honda Dream Cup (HDC) 2025. Program edukatif ini digelar oleh PT Astra Honda Motor (AHM) bersama Astra Motor Kalimantan Timur 2 sebagai bagian dari upaya menumbuhkan minat generasi muda terhadap dunia balap motor melalui jalur positif dan terarah.
Sebanyak 100 siswa SMKN 6 Samarinda hadir dalam kegiatan ini dan mendapat pembekalan mengenai dunia balap, keselamatan berkendara, serta inspirasi langsung dari pebalap nasional Gilang Pratama yang membagikan kisah perjuangannya meniti karier di dunia balap motor Tanah Air.
“Honda Goes to School kami hadirkan sebagai bentuk komitmen AHM dan Astra Motor Kaltim 2 dalam mendukung perkembangan dunia balap sejak dini. Kami ingin generasi muda bisa bermimpi dan berprestasi lewat jalur yang positif,” ujar Darma Wijaya, Region Head Astra Motor Kalimantan Timur 2.
Tak hanya motivasi dari Gilang Pratama, para pelajar juga mendapatkan edukasi seputar keselamatan berkendara melalui kampanye #Cari_Aman, serta informasi menyeluruh mengenai ajang Honda Dream Cup dan berbagai kelas yang diperlombakan.
Kepala Sekolah SMKN 6 Samarinda, Didik Agung Widiantoro menyambut baik kegiatan ini. Ia mengaku bangga sekolahnya terpilih sebagai tempat pelaksanaan program edukatif yang sangat relevan dengan dunia vokasi dan teknik yang ditekuni siswa.
“Terima kasih kepada tim Honda dan Astra Motor Kaltim atas kepedulian dan kesempatan yang diberikan kepada siswa kami. Semoga ini menjadi awal dari motivasi dan cita-cita besar mereka ke depan,” ungkapnya.
Honda Dream Cup 2025 kembali digelar tahun ini setelah sempat vakum sejak 2020 karena pandemi. Mengusung tema Satu Hati Indonesia Juara, Melesat Lebih Cepat!, ajang ini menghadirkan 12 kelas balap termasuk Honda Vario 160CC, Sonic 150R, Supra GTR 150, hingga kelas khusus wanita dan pemula.
Lewat kolaborasi edukasi dan kompetisi, HDC dan Honda Goes to School membuktikan bahwa dunia balap bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga disiplin, keselamatan, dan semangat juang yang bisa membentuk karakter generasi muda Indonesia.
