Mojokerto – Di tengah kilau harga yang terus menanjak, emas justru semakin memikat hati warga. Seperti pepatah lama, “emas tak pernah kehilangan pesona,” kondisi ini tampak nyata di sejumlah toko emas di Kota Mojokerto yang tetap ramai dikunjungi pembeli meski harga sedang meningkat.
Dalam beberapa waktu terakhir, harga perhiasan emas mengalami kenaikan mengikuti tren pasar global. Untuk emas berkadar tinggi seperti 24 karat di wilayah Jawa Timur, harga kini berada di kisaran Rp1,4 juta per gram, meskipun angka tersebut dapat bervariasi tergantung lokasi dan kebijakan masing-masing toko. Kenaikan ini tidak menghalangi minat masyarakat yang tetap datang untuk membeli perhiasan, baik untuk kebutuhan pribadi maupun investasi.
Salah satu toko yang terlihat ramai adalah Toko Mas Wahyu Redjo di Kota Mojokerto. Sejak beberapa hari terakhir, pengunjung terus berdatangan untuk melihat hingga membeli berbagai koleksi perhiasan seperti cincin, gelang, kalung, hingga anting. Selain di pusat kota, gerai lain seperti Wahyu Redjo di Sunrise Mall dan cabang Mojokerto 81-83 juga menjadi destinasi favorit masyarakat.
Menurut keterangan penjual, harga perhiasan mengikuti fluktuasi emas dunia yang cenderung meningkat. Produk perhiasan yang ditawarkan pun beragam, mulai dari harga sekitar Rp1 juta hingga lebih dari Rp6 juta, tergantung pada kadar emas serta desain yang dipilih. Model cincin dan gelang menjadi salah satu yang paling diminati pembeli.
“Biasanya kalau ada uang lebih saya beli emas, selain untuk dipakai juga bisa disimpan,” ujar seorang pembeli.
Fenomena ini menunjukkan bahwa emas masih dianggap sebagai instrumen investasi yang relatif aman oleh masyarakat. Selain memiliki nilai estetika sebagai perhiasan, emas juga dinilai memiliki nilai jual kembali yang stabil, sehingga menjadi pilihan saat kondisi ekonomi tidak menentu.
Para pedagang memperkirakan tren pembelian emas akan terus meningkat, terutama menjelang momen-momen tertentu seperti hari raya dan musim pernikahan. Pada periode tersebut, permintaan biasanya melonjak karena kebutuhan perhiasan sebagai pelengkap acara maupun hadiah.
Namun demikian, masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam bertransaksi. Pembeli disarankan memahami kadar emas, harga pasar, serta nilai jual kembali agar tidak mengalami kerugian di kemudian hari. Transparansi informasi dari penjual dan ketelitian pembeli menjadi kunci dalam menjaga keamanan transaksi emas.
Kenaikan harga emas yang terjadi saat ini justru mempertegas posisinya sebagai aset berharga yang tetap diminati. Di Mojokerto, kilau emas bukan hanya soal gaya, tetapi juga simbol investasi jangka panjang yang terus dipercaya masyarakat.
