Lombok Timur – Di sebuah sudut Café Cocoday Pringgasela, Minggu (7/12/2025), puluhan kader GMNI dari berbagai komisariat berkumpul dalam suasana hangat namun sarat keseriusan. Mereka mengikuti Sharing Session bertajuk “Strategi Penyusunan Makalah, Proposal, dan Skripsi,” sebuah inisiatif Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Lombok Timur untuk memperkuat kapasitas akademik dan kemampuan penelitian generasi mudanya.
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WITA tersebut dihadiri mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Lombok Timur. Dalam forum ini, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai teknik penyusunan makalah ilmiah, langkah merumuskan masalah penelitian, hingga penyusunan proposal serta strategi sistematis dalam menyelesaikan skripsi. Seluruh materi dipaparkan secara interaktif, memberi ruang bagi peserta untuk berdiskusi, bertanya, bahkan mempraktikkan penyusunan dokumen akademik menggunakan laptop mereka.
“Program ini penting terutama bagi kader untuk analisa mendalam sampai ke akar permasalahan di tengah-tengah gempuran berita, isu, dan permasalahan publik yang disebar secara masif. Banyak pemuda menelan informasi tanpa penyaringan. Melalui kegiatan ini, kita ingin membentuk kader yang mampu membaca realitas dengan jernih, kritis, dan bertanggung jawab,” ujar Sekretaris DPC GMNI Lombok Timur, LL. Herwandi Wiladarma, dalam penjelasannya, Minggu (7/12/2025).
Herwandi menegaskan bahwa kegiatan ini selaras dengan asas GMNI—Sosio-Nasionalis, Sosio-Demokrasi, dan Ketuhanan Yang Maha Esa—yang mendorong kader untuk mengasah kecerdasan, kepekaan sosial, dan integritas moral. Selain itu, program ini juga merupakan bagian dari penerapan Tri Darma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pendidikan dan penelitian.
Para peserta mengapresiasi metode pembelajaran yang cair namun berbobot, karena memberi kesempatan untuk menguji pemahaman secara langsung. Tidak hanya bermanfaat bagi proses akademik, sesi tersebut juga memperkuat budaya literasi kritis di tengah derasnya arus informasi digital.
Ke depan, DPC GMNI Lombok Timur menargetkan program pembinaan akademik ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Pengurus berharap setiap kader memiliki fondasi berpikir yang kuat sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Melalui forum seperti ini, GMNI kembali menegaskan posisinya sebagai ruang pembentukan mahasiswa progresif, berkarakter, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
