Mojokerto – Di tengah gempuran hiburan digital yang bisa diakses hanya lewat genggaman, ruang gelap bioskop justru masih dipenuhi tawa dan sorak penonton muda. Fenomena ini terlihat di CGV Mojokerto yang tetap ramai dikunjungi generasi Z, menandakan bahwa pengalaman menonton di layar lebar belum tergantikan sepenuhnya.
Pantauan di CGV Mojokerto yang berada di Sunrise Mall Mojokerto pada Senin (16/2/2026) menunjukkan tingginya minat pengunjung, terutama dari kalangan anak muda. Sejak siang hari, pengunjung mulai berdatangan untuk membeli tiket maupun menunggu jadwal film yang akan diputar. Kepadatan semakin terasa menjelang sore hingga malam hari, saat waktu luang dimanfaatkan untuk hiburan.
Mayoritas pengunjung terlihat datang bersama teman atau kelompok kecil. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas menonton film di bioskop tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi bagian dari interaksi sosial di kalangan generasi muda.
Salah satu pengunjung, Shalvana (21), mengaku memilih bioskop sebagai tempat melepas penat setelah menjalani aktivitas sehari-hari.
“Kalau lagi suntuk, nonton film bisa bikin lebih tenang, apalagi kalau bareng teman,” ujarnya.
Ia menilai suasana bioskop yang nyaman serta kualitas audio dan visual yang lebih maksimal menjadi alasan utama tetap memilih menonton di bioskop dibandingkan melalui perangkat pribadi di rumah.
Sementara itu, petugas kasir CGV Mojokerto, Ghiska (20), menyebutkan bahwa pengunjung dari kalangan generasi Z masih mendominasi jumlah penonton. Lonjakan pengunjung biasanya terjadi pada akhir pekan atau saat ada film baru yang sedang ramai diperbincangkan di media sosial.
“Biasanya ramai dari siang sampai malam. Genre horor dan romantis paling banyak diminati,” jelasnya.
Menurutnya, tren peningkatan jumlah penonton sering kali dipengaruhi oleh popularitas film yang viral di media sosial. Hal ini menunjukkan adanya keterkaitan antara platform digital dengan minat masyarakat untuk menonton langsung di bioskop.
Di tengah pesatnya perkembangan layanan streaming digital, bioskop tetap memiliki daya tarik tersendiri. Pengalaman menonton di layar besar dengan tata suara yang imersif serta suasana yang mendukung menjadi nilai lebih yang sulit digantikan oleh hiburan berbasis gawai.
Fenomena ini memperlihatkan bahwa bagi generasi Z, bioskop bukan sekadar tempat menonton film, tetapi juga ruang hiburan sekaligus sarana relaksasi. Aktivitas ini menjadi bagian dari gaya hidup yang menggabungkan kebutuhan hiburan dan interaksi sosial.
Dengan minat yang masih tinggi, bioskop di Mojokerto diperkirakan akan tetap menjadi salah satu destinasi favorit bagi anak muda. Kehadirannya di tengah era digital justru menunjukkan bahwa pengalaman hiburan langsung masih memiliki tempat tersendiri di hati generasi masa kini.
