Mojokerto – Deru alat berat terdengar sejak akhir Mei lalu di Desa Balongsari, Kecamatan Jetis, menandai dimulainya pembangunan sistem drainase yang lama dinantikan warga. Proyek ini dibiayai APBD Kabupaten Mojokerto 2025 dengan total anggaran Rp 1,08 miliar dan panjang saluran 578 meter. Pengerjaan dimulai 28 Mei 2025 dan ditargetkan selesai dalam 180 hari kalender, atau tepat pada 23 November 2025.
Pelaksana proyek dipercayakan kepada CV. Tiga Saudara. Aji, selaku pelaksana lapangan, menjelaskan bahwa pembangunan drainase ini bertujuan memperbaiki aliran air agar langsung tersambung ke sungai. Dengan begitu, genangan yang kerap mengganggu aktivitas masyarakat dapat dihindari.
“Kegiatan pembangunan drainase ini sangat penting untuk mempermudah jalannya air selokan agar tidak terjadi genangan, serta mendorong kelancaran aktivitas ekonomi warga,” kata Aji, Selasa (2/8/2025).
Sambutan positif datang dari masyarakat sekitar. Ida, salah seorang warga Balongsari, mengaku lega dengan adanya pembangunan tersebut. Ia menilai proyek ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan warga desa.
“Kami sangat bangga dan berterima kasih. Akhirnya saluran air di lingkungan kami diperbaiki. Semoga bisa mengurangi banjir saat hujan deras,” ujarnya.
Bagi warga, drainase yang baik bukan hanya soal mengalirkan air, tetapi juga membuka peluang aktivitas sosial dan ekonomi yang lebih lancar. Selama ini, genangan air sering membuat akses terganggu, terutama bagi pedagang kecil maupun anak sekolah.
Proyek ini sekaligus menjadi bagian dari program pemerintah daerah dalam membangun infrastruktur dasar yang berkelanjutan. Dengan tata kelola saluran yang lebih baik, Desa Balongsari diharapkan tidak hanya terbebas dari masalah banjir, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakatnya.
Pemerintah desa bersama warga berharap pengerjaan proyek dapat diselesaikan tepat waktu sesuai target. Jika berhasil, drainase baru ini akan menjadi salah satu solusi permanen untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat sekaligus memperlancar roda perekonomian lokal.
