Sangatta – Pengurus Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) Kabupaten Kutai Timur periode 2024-2029 resmi dikukuhkan di kantor Sekretariat IKAT di Jalan Soekarno Hatta, Sangatta Utara. Dalam acara yang penuh semangat kebersamaan ini, Anggota Komisi A DPRD Kutai Timur dr. Novel Tyty Paembonan, menyampaikan rasa syukur dan harapannya untuk masa depan IKAT dan Kutai Timur.
“IKAT adalah organisasi kemasyarakatan. Kami warga Toraja yang ada di 16 kecamatan dan 160 desa, ingin bersama-sama dengan masyarakat lokal membangun Kutai Timur,” ujar dr. Novel saat wawancara di sela-sela acara.
Dr. Novel menekankan pentingnya peran IKAT sebagai lembaga sosial yang tidak hanya untuk masyarakat Toraja, tetapi juga untuk seluruh masyarakat Kutai Timur. Dengan begitu, IKAT dapat menjadi jembatan yang mempererat hubungan antarkelompok etnis dan budaya yang ada di daerah ini.
“Kami berterima kasih atas sambutan baik yang diberikan kepada kami melalui IKAT ini. Kami ingin menjadi lembaga sosial kemasyarakatan yang berdampingan hidup bersama dengan semua paguyuban di Kutai Timur,” jelasnya.
Ia menggambarkan Kutai Timur sebagai miniatur Indonesia, di mana berbagai suku bangsa dan agama hadir serta hidup berdampingan dalam harmoni. Menurutnya, keberagaman ini adalah kekayaan yang harus dijaga dan dijadikan modal untuk pembangunan bersama.
“Ini adalah Indonesia mini, dari semua suku bangsa, agama hadir di sini. Anak Kutai Timur adalah anak Indonesia. Kami ingin membangun Kutai Timur dan IKAT menjadi salah satu bagian di dalamnya,” tambah dr. Novel.
Lebih lanjut, dr. Novel mengungkapkan bahwa IKAT berkomitmen untuk melaksanakan berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Melalui program-program ini, IKAT berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
“Tentu banyak kegiatan sosial yang akan kami lakukan, karena IKAT adalah bagian dari Kutai Timur yang merasakan banyak hal,” tandasnya.
Pengukuhan pengurus baru IKAT ini diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan dan kerja sama antara warga Toraja dan masyarakat lokal dalam pembangunan Kutai Timur. Dr. Novel juga berharap bahwa kehadiran IKAT dapat memberikan kontribusi positif yang signifikan.
“Kami berharap kehadiran IKAT dapat memberikan kontribusi positif dan nyata bagi pembangunan daerah ini,” harapnya.
Acara pengukuhan tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh harapan. Para pengurus baru IKAT diharapkan dapat membawa organisasi ini ke arah yang lebih baik, dengan fokus pada pengembangan komunitas yang kuat, inklusif, dan berdaya saing. Dengan semangat gotong royong dan persatuan, IKAT siap menjadi mitra yang andal dalam pembangunan Kutai Timur yang lebih maju dan sejahtera.
