Sagatta – Berbagai cara inovatif Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kutai Timur mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak. Salah satunya dengan tarian “Three Ends”.
Tarian “Three Ends” yang dihadirkan oleh para pegawai DP3A memberikan pesan moral kuat untuk memberantas kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta memberikan perlindungan yang layak sesuai dengan program pemerintah melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (KPPPA).
Tampak para pegawai DP3A bersemangat menyuguhkan Tarian Three Ends dalam acara Sosialisasi Pendidikan Politik. Acara berjudul “Seminar Pendidikan Politik dan Etika Budaya Politik Bagi Kaum Perempuan Se-Kabupaten Kutai Timur” ini berlangsung di Gedung Serbaguna Kutim (GSG Kutim), Kamis (2/11/2023).
Koreografer tari “Three Ends” adalah Dr. Mega Pujiyanti Tarian ini diciptakan untuk memberikan pesan moral agar menghentikan kekerasan pada perempuan dan anak. Penonton yang hadir sangat antusias dan tak ragu-ragu untuk ikut serta dalam gerakan tarian tersebut.
PLT kepala Dinas ibu Dr Hj Sulastin.S.Sos.M.Kes.,MM menjadi pembina dalam Tarian ini. Jingle “Three Ends” menjadi mantra yang menggetarkan hati semua peserta, mengingatkan semua orang untuk bersatu dalam upaya menghentikan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Acara ini, tanpa diragukan, telah membangkitkan semangat dan kesadaran kolektif dalam menjaga hak-hak perempuan dan anak-anak di wilayah Kutai Timur.
Dengan persembahan tarian yang memukau, para pegawai DP3A telah memberikan kontribusi berarti dalam perjuangan melawan kekerasan.
