Sungai Penuh – Dalam upaya menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Sungai Penuh meluncurkan Program 3S (Sehat, Seimbang, dan Sadar Gizi). Program ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam memastikan setiap anak mendapatkan hak atas gizi dan tumbuh kembang yang optimal.
Program 3S dikomandoi langsung oleh Kepala Dinas PPPA Kota Sungai Penuh, Drs. H. Abdul Rahman, MPH, yang menegaskan bahwa stunting merupakan persoalan serius yang tidak bisa dibiarkan. Menurutnya, dampak stunting tidak hanya pada kondisi fisik anak, tetapi juga pada kemampuan berpikir dan produktivitas di masa depan.
“Program 3S ini merupakan langkah strategis kita untuk menekan angka stunting melalui pendekatan Sehat, Seimbang, dan Sadar Gizi. Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam mendukung implementasi program ini,” ujar Abdul Rahman saat ditemui di sela kegiatan peluncuran program, Rabu (12/11/2025).
Ia menjelaskan, program ini menitikberatkan pada kolaborasi lintas sektor — mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat. Dinas PPPA menginginkan perubahan pola pikir masyarakat agar lebih sadar pentingnya asupan gizi seimbang dan pemeriksaan kesehatan rutin bagi ibu dan anak.
“Masalah stunting tidak bisa diselesaikan hanya oleh sektor kesehatan. Perlu keterlibatan semua pihak, termasuk keluarga dan lingkungan sekitar, karena kunci utama pencegahan ada di kesadaran bersama,” tambahnya.
Sebagai bagian dari implementasi, Program 3S akan melibatkan kegiatan penyuluhan gizi di tingkat sekolah dan posyandu, pendampingan keluarga rawan stunting, serta pemantauan pertumbuhan anak setiap bulan. Upaya ini diharapkan memastikan setiap anak di Kota Sungai Penuh tumbuh sehat sesuai standar gizi nasional.
Selain itu, Dinas PPPA juga menggandeng lembaga pendidikan dan organisasi perempuan untuk menyebarkan edukasi tentang pentingnya gizi seimbang, air bersih, dan kebiasaan mencuci tangan. Langkah ini diambil agar kesadaran masyarakat tidak berhenti pada sosialisasi semata, tetapi terwujud dalam perilaku sehari-hari.
“Peran orang tua, khususnya ibu, sangat penting dalam memastikan anak mendapatkan asupan yang tepat. Karena itu, kami akan terus memberikan edukasi dan pendampingan langsung di lapangan,” ujar Abdul Rahman.
Dengan peluncuran Program 3S, Pemkot Sungai Penuh berharap mampu menurunkan angka stunting secara signifikan pada tahun 2026 mendatang. Pemerintah daerah juga berkomitmen memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak untuk mewujudkan generasi sehat, cerdas, dan produktif di masa depan.
