Bondowoso – Dalam senyap aktivitas pagi di sekolah-sekolah Bondowoso, sosok Pelda Imam Syafii tampak bergerak tanpa banyak kata. Dari lorong PAUD hingga halaman sekolah menengah, ia memastikan ribuan porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) benar-benar sampai ke tangan para penerimanya. Senin (8/12/2025), sebanyak 736 siswa dari tiga sekolah—PAUD Radhatul Jannah, SDN 04 Dabasah, dan SMKN 2 Bondowoso—mendapat pendampingan langsung dari Babinsa Koramil 0822/01-Kota tersebut, yang sejak pagi memulai tugasnya dengan ketelitian nyaris ritual.
Pengawalan itu dimulai sejak makanan datang, dilakukan pengecekan kualitas, hingga pendistribusian ke tiap siswa. Di bawah sinar matahari yang mulai menghangat, Pelda Imam Syafii terlihat menyisir tiap titik pembagian. Gerakannya tegas namun sarat kepedulian, seakan memahami bahwa porsi makanan ini bukan hanya asupan, tetapi modal masa depan bagi anak-anak Bondowoso.
“Kami memastikan pendistribusian di tiga sekolah ini berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan. Tidak boleh ada anak yang terlewat. Kualitas gizi harus terbaik, karena ini menyangkut masa depan mereka,” ujarnya saat memantau pembagian menu di SDN 04 Dabasah pada Senin (8/12/2025).
Suasana hangat tampak di PAUD Radhatul Jannah, tempat 25 siswa duduk rapi menunggu makanan bergizi mereka. Sementara itu, di SMKN 2 Bondowoso—dengan jumlah penerima terbesar, yakni 445 siswa—antrean panjang mengalir tertib berkat pendampingan Babinsa dan pihak sekolah. Di SDN 04 Dabasah sendiri, sebanyak 266 siswa menerima MBG dengan alur yang telah diatur rapi untuk menghindari penumpukan.
Bagi sebagian siswa, menu MBG bukan sekadar makanan pagi, melainkan penyangga energi untuk belajar dan mengikuti aktivitas sekolah. Peran TNI dalam pendampingan ini membuat proses distribusi berjalan lebih disiplin dan aman, memastikan bahwa program pemerintah tersebut tidak hanya berhenti pada laporan angka, tetapi benar-benar menyentuh keseharian para penerima.
“Dengan adanya Babinsa, distribusi jadi lebih disiplin. Anak-anak pun lebih teratur,” ujar seorang guru di SMKN 2 Bondowoso yang mengapresiasi keterlibatan TNI.
Kodim 0822 Bondowoso menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program MBG setiap hari. Pendampingan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk pengabdian kepada generasi penerus kabupaten dan bangsa. Tugas-tugas kecil yang diemban Pelda Imam Syafii hari itu—memeriksa, mengawasi, memastikan—menjadi penopang bagi ratusan anak yang menerima gizi terbaik untuk menapaki masa depan yang lebih cerah.
