“Dengan hadirnya Siap Kawal, kami berupaya memberikan kemudahan kepada masyarakat Kutai Timur dalam mengurus dokumen kependudukan. Warga dapat melakukannya tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil secara fisik. Ini adalah langkah progresif dalam meningkatkan pelayanan publik,” jelasnya di Hotel Viktoria Kutim, Minggu (5/11/2023).
Ide pariwisata berbasis konservasi ini berpotensi menarik perhatian wisatawan lokal maupun internasional untuk datang ke Kaltim, kata Puji.
Ini sangat perlu dibuat,sehingga SatPol PP dalam bekerja bisa mendapatkan perlindungan hukum, kata Seno Aji.
Tertib administrasi dalam tugas kesekretariatan DPRD, termasuk keuangan maupun penatausahaan lainnya, sebagai bentuk tanggung jawab, kata Andrie.
APBD Kaltim mampu untuk membayar honorer, kami tidak sepakat menghapus tenaga honorer kecuali honorer menjadi PPPK, kata Samsun.
Fuel Card itu bagus. Itu langkah menertibkan sebenarnya. Antrean panjang terjadi kelangkaan karena banyak yang tidak sesuai dengan tempatnya, kata Sutomo.
Pengembangan konservasi bukan hal sulit untuk dilakukan karena Kaltim punya banyak keanekaragaman hayati, kata Puji.
“Dengan adanya SKA, saya yakin Kutim akan merasakan banyak keuntungan. Produk-produk mereka akan memiliki daya saing yang lebih baik, terutama produk yang akan diekspor, sehingga dapat berdampak positif pada biaya operasional,” ucapnya pada Sosialisai Penerbit Instansi Surat Keterangan Asal (SKA) yang diselenggarakan Disperindag Kutim di Hotel Royal Victoria, Minggu (5/11/2023).
Vaksinasi HPV ini penting, tapi kita lihat di masyarakat banyak yang belum tahu, mungkin bahkan baru dengar, kata Puji.
Jadi bagaimana mereka bisa melihat implementasi politik kekuasaan itu ya di DPRD dan mereka belajar teori ilmu politik, kata Rusman.