Kerinci – Dalam semangat mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, Bupati Kerinci Monadi dan Wakil Bupati Murison turun langsung ke Desa Sungai Kuning, Kecamatan Siulak Mukai, pada Sabtu (14/6/2025), melalui program unggulan mereka yang dikenal sebagai Bunga Desa atau Bupati Nginap di Desa.
Program ini bukan sekadar formalitas. Bupati dan rombongan harus menempuh jalur menantang dengan jalanan berbatu dan terjal demi menjangkau desa yang terletak di kawasan pegunungan itu. Namun, antusiasme warga menyambut pemimpin daerah mereka dengan hangat, bahkan dengan atraksi budaya sebagai ungkapan syukur dan sambutan.
“Kami hadir langsung di tengah masyarakat untuk melihat kondisi riil, mendengar keluhan, mencari solusi bersama, serta memberikan pelayanan secara langsung,” ujar Bupati Monadi dalam sesi dialog bersama warga.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kerinci menyelenggarakan berbagai pelayanan publik lintas sektor, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan administrasi kependudukan, serta peninjauan infrastruktur dan fasilitas umum desa. Warga dari berbagai kalangan juga diberi ruang untuk menyampaikan langsung aspirasi dan keluhan mereka.
Seorang tokoh masyarakat Desa Sungai Kuning mengaku sangat mengapresiasi kehadiran langsung pimpinan daerah. “Baru kali ini kami benar-benar merasakan kehadiran pemerintah di tengah-tengah kami. Harapan kami, kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ujarnya dengan nada haru.
Program Bunga Desa sendiri digagas oleh Pemkab Kerinci sebagai bentuk pendekatan pelayanan publik yang lebih partisipatif dan inklusif. Dengan menginap di desa, Bupati dan jajarannya bisa menyelami langsung kondisi masyarakat, termasuk hambatan pembangunan yang dihadapi di tingkat akar rumput.
“Ini adalah bentuk komitmen kami membangun Kerinci dari desa, dengan melibatkan masyarakat secara aktif,” lanjut Monadi.
Pemkab Kerinci menegaskan bahwa program ini akan menjadi agenda rutin sebagai wujud nyata pemerataan pembangunan, terutama di wilayah pedesaan yang kerap tertinggal dari sisi infrastruktur dan layanan dasar.
Dengan semangat kolaboratif yang dibangun melalui kegiatan ini, masyarakat berharap kehadiran pemerintah tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar membawa perubahan nyata di desa-desa terpencil Kabupaten Kerinci. (ADV).
