Jakarta— Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meluncurkan aplikasi Cinta Zakat. Ini sebagai upaya memberi kemudahan kepada masyarakat untuk menebar kebaikan melalui zakat, infak, dan sedekah yang tersalurkan. Melalui aplikasi Cinta Zakat, Baznas akan menggencarkan kampanye penghimpunan dana untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di berbagai pelosok daerah.
Terobosan ini ternilai akan sangat efektif dan menyasar banyak kalangan karena Baznas memiliki jaringan di berbagai provinsi, kabupaten, dan kota.
Selain itu berdasarkan rilisnya, Senin (25/4/2022), aplikasi Cinta Zakat juga melengkapi berbagai inovasi dan terobosan yang telah termiliki Baznas sebelumnya. “Demi menunjang dan mengoptimalkan kinerja pengumpulan ZIS-DSKL, kami meluncurkan aplikasi crowdfunding Cinta Zakat.
Fundraising digital Baznas
Inovasi ini mengharapkan dapat mendorong peningkatan pengumpulan ZIS. Agar jumlah penerima manfaatnya semakin banyak,” kata Direktur Penguatan Pengumpulan Zakat Nasional Baznas RI Fitriansyah Agus Setiawan.
Fitriansyah menyebutkan, kampanye di aplikasi Cinta Zakat akan teroptimalkan serta terkelola oleh Baznas RI, provinsi, kabupaten, dan kota. Demikian juga dengan penyalurannya, sehingga dana yang terkumpul akan aman dan langsung menerima kepada yang berhak. Baznas pun memastikan penyalurannya ini ia lakukan secara tepat sasaran dan jatuh di tangan orang-orang yang tepat.
“Baznas selalu menerapkan prinsip tiga Aman, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Jadi InsyaAllah penyalurannya akan tepat sasaran, seperti yang selama ini ia lakukan,” kata dia.
Rp 175 M target pengumpulan digital
Melalui aplikasi Cinta Zakat, mengharapkan pula dapat mendorong tercapainya target Baznas dari sisi pengumpulan digital. Sebanyak Rp 175 miliar untuk tahun 2022.
Pencapaian positif terus ia raih fundraising digital Baznas yang terus meningkat tiap tahunnya. Tercatat sejak tahun 2020, pengumpulan zakat, infak, dan sedekah Baznas dari sektor digital terus meningkat dan melebihi target yang tercantumkan.
Bahkan pada tahun 2021 lalu, berdasarkan catatannya, fundraising digital Baznas RI mencapai Rp 137 miliar. Melonjak dari target awal sebesar Rp120 miliar.
“Alhamdulillah, Ini merupakan dampak positif dari inovasi dan terobosan yang dilakukan Baznas demi memberi kemudahan berzakat. Jika dalam beberapa tahun terakhir terus mencapai target, tentu kita tak boleh terlena, kami berupaya terus menggenjot pengumpulan dari berbagai sektor. Semua upaya ini demi mengoptimalkan berbagai program kemanusiaan yang digalang Baznas demi menyejahterakan umat,” kata Fitriansyah.
Harus ia akui, kata dia, kemudahan dalam bertransaksi digital memicu peningkatan zakat dari masyarakat dan trennya. Dari waktu ke waktu akan terus meningkat. Untuk itu dia menyebutkan, dengan adanya aplikasi Cinta Zakat, sebagai salah satu kanal digital. Baznas mengharapkan dapat mempermudah para muzaki untuk menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).
