Sungai Penuh – Semangat perjuangan tak berhenti di medan sejarah, tetapi terus hidup dalam pengabdian. Pesan itu mengemuka saat Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah menerima audiensi Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Provinsi Jambi bersama Pengurus Daerah Pemuda Panca Marga (PD PPM) Provinsi Jambi di ruang kerjanya, Kamis (13/8/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan koordinasi antara Pemerintah Kota Sungai Penuh, LVRI, dan PPM. Audiensi diarahkan untuk mempererat sinergi dalam menjaga nilai-nilai perjuangan, memperkokoh semangat kebangsaan, serta mendorong kontribusi positif bagi masyarakat. Dalam agenda itu, Azhar Hamzah didampingi sejumlah pejabat Pemerintah Kota Sungai Penuh.
Turut mendampingi Wakil Wali Kota, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Dianda Putra, S.STP., M.Si., Kepala Dinas Sosial Elma Sufentri, S.E., M.Si., serta Pelaksana Tugas Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Zanti Ismawan Zulti, S.Sos., M.Si. Kehadiran perangkat daerah tersebut memperlihatkan perhatian pemerintah kota terhadap penguatan hubungan dengan organisasi veteran dan generasi penerus perjuangan.
Dalam suasana pertemuan yang berlangsung penuh keakraban, Azhar menyampaikan penghormatan kepada para veteran atas jasa dan pengorbanan mereka bagi bangsa dan negara. Menurutnya, keberadaan para veteran bukan hanya menjadi bagian penting dari sejarah, tetapi juga sumber keteladanan bagi generasi sekarang dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.
“Kehadiran para veteran merupakan kehormatan bagi kami sekaligus pengingat agar semangat perjuangan terus hidup dalam pengabdian. Kami menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas jasa para veteran yang telah berjuang tanpa pamrih,” ujar Wawako Azhar Hamzah.
Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya menjaga ingatan kolektif terhadap perjuangan para pendahulu. Bagi pemerintah daerah, nilai perjuangan seperti pengorbanan, persatuan, kedisiplinan, serta kecintaan terhadap bangsa dinilai tetap relevan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam pelayanan publik.
Audiensi LVRI dan PPM juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antargenerasi. LVRI sebagai wadah para veteran memiliki nilai sejarah yang kuat, sementara PPM memiliki peran dalam meneruskan semangat perjuangan kepada generasi yang lebih muda. Kolaborasi keduanya dengan pemerintah daerah diharapkan mampu memperkuat pembinaan wawasan kebangsaan di tengah masyarakat.
Sinergi tersebut dinilai penting dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang berkembang. Menjaga persatuan, memperkuat rasa cinta tanah air, serta menanamkan penghargaan terhadap sejarah perjuangan bangsa membutuhkan keterlibatan banyak pihak, baik pemerintah, organisasi kemasyarakatan, maupun kelompok generasi penerus.
Pemerintah Kota Sungai Penuh memandang hubungan dengan LVRI dan PPM tidak sebatas seremoni. Komunikasi dan koordinasi yang terjalin diharapkan dapat dikembangkan melalui kegiatan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam upaya memperkuat karakter kebangsaan dan menumbuhkan kepedulian sosial.
Di sisi lain, keberadaan veteran tetap menjadi simbol keteguhan dan pengorbanan dalam mempertahankan serta mengisi kemerdekaan. Pengalaman dan nilai perjuangan yang mereka wariskan menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran generasi muda agar memahami bahwa kemerdekaan merupakan hasil dari perjuangan panjang yang harus dijaga bersama.
Pertemuan antara Pemerintah Kota Sungai Penuh, LVRI Provinsi Jambi, dan PD PPM Provinsi Jambi akhirnya menjadi lebih dari sekadar agenda audiensi. Silaturahmi tersebut memperkuat komitmen untuk terus menjaga semangat perjuangan, mempererat persatuan, dan membangun sinergi demi memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta kehidupan kebangsaan.
