Blitar – Bupati Blitar, Rini Syarifah, yang akrab disapa Mak Rini, menghadiri acara pentasyarufan yang diselenggarakan oleh Baznas Kabupaten Blitar di Kecamatan Wonodadi, Senin (15/7/2024). Acara…
Penulis: Ardian Saputra
“Koperasi harus memberikan manfaat dan kesejahteraan kepada anggota secara khusus dan pada masyarakat Lumajang pada umumnya,” kata Agus Triyono dalam kegiatan memperingati Hari Koperasi Nasional di Alun-alun Lumajang, Minggu (14/7/2024).
Blitar – Menjelang pelantikan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kabupaten Blitar, Bupati Blitar Rini Syarifah, atau yang akrab disapa Mak Rini, menyampaikan himbauan…
“Seperti kata Kepala BNPB bahwa ketersediaan logistik dan peralatan mitigasi bencana di Jawa Timur sudah sangat baik, yakni mencapai 73 persen,” ujar Adhy.
“Pembangunan seksi Paiton-Besuki saat ini masih berlangsung dan ditargetkan rampung pada akhir tahun ini,” ujar Basuki.
“Event ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga sarana promosi wisata dan budaya Kediri. Semoga para peserta dapat menikmati keindahan alam Kediri dan meraih hasil terbaik,” ujarnya saat pemberangkatan di area Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri, Minggu (14/7/2024).
“Laksanakan dengan sungguh-sungguh, pahami, dan kuasai materi operasi tempur aspek darat, karena sangat membantu saat melaksanakan tugas di daerah operasi atau daerah pertempuran,” kata Letkol Marinir Roni Saputra.
Kepala Dinas Dikpora Magetan, Suwata, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil berdasarkan Surat Edaran Pj Bupati Magetan Nomor 100.3.5.2/714/403.101/2024 tertanggal 11 Juli 2024.
Badan Geologi meningkatkan status aktivitas Gunung Ijen di Jawa Timur dari sebelumnya Normal menjadi Waspada atau Level II. Kepala Badan Geologi, M Wafid, dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (13/7/2023) menyebutkan bahwa peningkatan status ini dilakukan setelah terdeteksi sejumlah kejadian gempa pada periode 1 Januari hingga 12 Juli 2024.
Kepala Bidang Budi Daya pada Dinas Kelautan dan Perikanan Pamekasan, Luthfie Asy’ari, menjelaskan bahwa salah satu syarat untuk mengikuti program ini adalah adanya kelompok tani sebagai pengelola dengan luas areal lahan minimal 15 hektare.