Sangatta – Di tengah suasana semangat yang memancar dari gedung DPRD Kabupaten Kutai Timur, seorang figur wanita kuat dan berpengaruh mengungkapkan kebahagiaannya melihat perempuan yang berusaha maju. Asti Mazar, Wakil Ketua I DPRD Kutim, dengan penuh antusiasme dan keyakinan, menyuarakan dukungannya untuk setiap perempuan yang berani mengejar impian mereka, apa pun profesinya.
“Senang sekali rasanya melihat perempuan yang ingin maju dengan profesi apa pun itu,” ujar Asti, politisi dari Partai Golkar, dalam sebuah wawancara khusus di ruang kerjanya, Selasa (4/6/2024). Kata-kata ini tidak hanya sekadar penyemangat, tetapi juga menjadi bukti dari komitmennya untuk mendorong perempuan di Kutim agar tidak merasa minder dan terus berkarya.
Perempuan dan Perannya yang Semakin Signifikan
Perempuan di Kabupaten Kutai Timur semakin menunjukkan peran signifikan dalam berbagai bidang. Dari sektor pendidikan hingga politik, mereka membuktikan bahwa kemampuan dan kontribusi mereka tidak bisa dipandang sebelah mata. Namun, jalan untuk mencapai posisi tersebut tidak selalu mulus. Tantangan dan hambatan masih kerap menghampiri, baik dari segi budaya maupun struktural.
Asti, sebagai seorang politisi perempuan, sangat memahami hal ini. Pengalamannya dalam kancah politik memberi dia perspektif yang mendalam tentang pentingnya dukungan dan pemberdayaan perempuan. “Saya berharap perempuan di Kutim tidak minder. Teruslah maju dan berkreasi,” tegasnya.
Inspirasi dan Pemberdayaan
Dorongan dari Asti Mazar bukanlah sekadar retorika. Ia telah menunjukkan komitmennya melalui berbagai inisiatif dan program yang bertujuan untuk memberdayakan perempuan. Misalnya, ia aktif dalam menyuarakan pentingnya pendidikan bagi anak perempuan dan mendorong partisipasi perempuan dalam berbagai pelatihan keterampilan dan wirausaha.
Kisah-kisah inspiratif dari perempuan Kutim yang telah berhasil meraih sukses di berbagai bidang juga sering dibagikan oleh Asti. Dengan harapan, kisah-kisah ini dapat memotivasi perempuan lain untuk tidak takut bermimpi besar dan bekerja keras untuk mencapainya.
Peran Pemerintah dan Masyarakat
Namun, pemberdayaan perempuan tidak bisa hanya mengandalkan satu orang atau satu pihak. Perlu ada kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga swasta untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan kemajuan perempuan. Program-program pelatihan, beasiswa, dan pemberdayaan ekonomi harus terus digalakkan.
Asti juga menekankan pentingnya perubahan mindset di kalangan masyarakat. “Kita perlu mendorong kesetaraan gender dan memberikan kesempatan yang sama bagi perempuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan,” tambahnya.
Masa Depan yang Cerah
Optimisme Asti terhadap masa depan perempuan di Kutim sangat tinggi. Ia yakin bahwa dengan dukungan yang tepat, perempuan Kutim dapat mencapai potensi penuh mereka dan berkontribusi secara signifikan terhadap pembangunan daerah. “Kutim memiliki banyak perempuan berbakat dan berpotensi. Yang kita butuhkan adalah memberi mereka kesempatan dan dukungan yang diperlukan,” tutupnya.
Asti Mazar bukan hanya seorang politisi, tetapi juga seorang inspirator bagi banyak perempuan di Kutim. Melalui kata-kata dan tindakannya, ia terus mendorong perempuan untuk maju, berkarya, dan menunjukkan bahwa mereka mampu berperan besar dalam pembangunan daerah. Pesannya sederhana namun kuat: jangan minder, teruslah maju dan berkreasi.
