Bojonegoro – Dalam rangka menurunkan angka stunting diseluruh Indonesia, BKKBN bersama mitra kerja dari komisi IX DPR RI gencar melakukan Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana diwilayah Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.
Kali ini, BKKBN bersama Komisi IX DPR RI H ABIDIN FIKRI SH, MH melaksanakan Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana di dua lokasi, yaitu jam 08.00 wib-11. 30 wib, di rumah Kusnandar RT 09 RW 02 Dusun Ngitik, Desa tanjungharjo, Kecamatan kapas dan jam 13.00 wib dihalaman rumah Supiyan RT 04 RW 01 Desa Tegalkodo sukosewu, Bojonegoro, Jum’at (23/12/2022).
Dengan tema ” Karena Anak Pembawa Harapan dan Cegah Stunting Saat Dalam Kandungan “.
Komisi IX DPR RI H. Abidin Fikri SH, MH dalam sambutan dan arahannya menyampaikan, bahwa terdapat beberapa cara dalam pencegahan stunting. Diantaranya, sebelumnya lakukan pemeriksaan kesehatan para remaja sebagai calon pengantin dalam upaya penurunan stunting dan pemeriksaan rutin saat masa kehamilan.
Kemudian, saat 1000 hari pertama, kehidupan merupakan periode emas dalam mengoptimalkan pertumbuhan guna mencegah stunting. Dengan demikian, agar dapat memastikan nutrisi yang kuat sejak masa pra konsepsi.
“Pentingnya uapaya maksimal dalam pencegahan stunting. Sebab, stunting merupakan kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan usia. Hal itu, merupakan gangguan tumbuh kembang yang menyebabkan anak memiliki postur tubuh pendek atau jauh dari rata-rata anak lain di usianya. Stunting mulai akan terjadi, sejak janin masih dalam kandungan yang disebabkan oleh asupan makanan ibu selama kehamilan yang kurang bergizi. Dampaknya, gizi yang didapat anak dalam kandungan belum mencukupi. Akbibatnya, kekurangan gizi akan menghambat pertumbuhan bayi dan bisa terus berlanjut setelah kelahiran,” jelasnya.
Upaya keras dalam melakukan pencegahan stunting pada ibu hamil masih telah menjadi priotitas Pemerintah bersama Komisi IX DPR RI. Salah satunya, menggencarkan pelaksanaan Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana diseluruh Indonesia, termasuk Kabupaten Bojonegoro.
“Untuk itu, harus dilakukan dalam mencegah stunting pada anak sangat perlu dilakukan sejak masa kehamilan dan memeriksakan kesehatan sebelum menikah bagi para calon pengantin. Kita harus mempersiapkan generasi masa depam yang berkualitas. Dibutuhkan, peran ibu dalam menentukan generasi penerus bangsa itu sangat besar. Oleh sebab itu, karena anak pembawa harapan, cegahlah stunting saat dalam kandungan,” terang Abidin Fikri.
Selain dihadiri para peserta sosialisasi, kegiatan ini dihadiri oleh para pejabat setempat dan tokoh masyarakat. Selain ini, dibagikan doorprize yang sangat menarik kepada para peserta.
Hadir dalam acara tersebut, Agung Handoyo (anggota komisi A DPRD kabupaten Bojonegoro & mewakili anggota komisi IX DPR RI bapak H.ABIDIN FIKRI, S.H. ,M.H. ). Heru Sugiarto, S.E., M.M. kepala dinas P3AKB kabupaten Bojonegoro. Yuni Dwi Tjadikianto ,S.E . Sub koordinator pemberdayaan keluarga BKKBN provinsi Jawa timur dan Hazzendo Tri Wibawa Sekretaris Kecamatan Kapas.
