Bondowoso – Pemerintah Kecamatan Wringin tancap gas mendorong percepatan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Sebanyak 13 desa dijadwalkan mengikuti aktivasi IKD di Pendopo Kecamatan Wringin, Jumat (2/10/2026).
Langkah ini dilakukan untuk mendukung percepatan digitalisasi perlindungan sosial (perlinsos) sekaligus mendorong masyarakat semakin akrab dengan layanan administrasi kependudukan berbasis digital.
Camat Wringin Misyono, S.Pd., mengajak seluruh kepala desa dan perangkat desa bergerak bersama menyukseskan program tersebut.
“Kami ingin seluruh desa ikut bergerak. Aktivasi IKD ini bukan hanya soal memiliki aplikasi, tetapi bagaimana kita bersama-sama mendorong pelayanan kependudukan yang semakin mudah, cepat dan aman bagi masyarakat,” ujar Misyono.

Menurutnya, perangkat desa memiliki peran penting sebagai penggerak di tingkat bawah. Setelah melakukan aktivasi, perangkat desa diharapkan turut menginformasikan dan mengajak masyarakat memanfaatkan IKD.
“Mari kita manfaatkan momentum ini untuk mempercepat digitalisasi pelayanan. Jangan hanya berhenti di perangkat desa, tetapi terus disosialisasikan kepada masyarakat agar semakin banyak yang mengaktifkan IKD,” tegasnya.
Aktivasi berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB dengan pembagian jadwal berdasarkan desa. Ambulu mendapat jadwal pertama pukul 08.00–08.30 WIB, disusul Bukor, Sumber Malang, Jambe Wungu, Gubrih dan Ampelan.
Pada siang hari, pelayanan dilanjutkan untuk Jati Tamban, Banyu Wulu, Jati Sari, Glingseran, Banyu Putih, Wringin dan Sumber Canting hingga pukul 16.00 WIB.
Untuk aktivasi IKD, peserta wajib membawa e-KTP, memiliki email dan nomor HP aktif, telah mengunduh aplikasi IKD, serta membawa smartphone dengan akses internet.
Layanan aktivasi IKD juga tersedia di Kantor Kecamatan Wringin setiap Senin-Jumat pukul 07.00–16.00 WIB.
“Semangatnya adalah pelayanan. Kita ingin masyarakat semakin mudah mendapatkan akses identitas digital. Karena itu, mari bersama-sama menyukseskan aktivasi IKD dan menjadikan Wringin semakin siap menghadapi pelayanan publik di era digital,” pungkas Misyono.
Dengan gerakan tersebut, Kecamatan Wringin mendorong semangat “Ayo Segera Aktivasi IKD” sebagai bagian dari transformasi pelayanan publik dan penguatan digitalisasi di tingkat desa.
