Surabaya – Pergantian kepemimpinan menjadi “pintu baru” bagi SMP dan SMA Dr. Soetomo untuk menatap periode 2026–2030 dengan target yang lebih tinggi. Delapan pejabat yang baru dilantik tidak hanya dibebani tanggung jawab menjaga capaian sekolah, tetapi juga diharapkan mampu memperkuat kualitas layanan pendidikan dan memperluas pengaruh positif sekolah terhadap lingkungan pendidikan di Surabaya.
Pelantikan kepala sekolah dan wakil kepala sekolah SMP–SMA Dr. Soetomo digelar Yayasan Pendidikan Cendekia Utama (YPCU) di Kampus Universitas Dr. Soetomo (Unitomo), Surabaya, Senin (31/8/2026). Prosesi berlangsung khidmat dengan pengambilan sumpah jabatan secara Islam dan dihadiri jajaran Dinas Pendidikan Kota Surabaya serta perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Kehadiran unsur pemerintah turut memperkuat pesan bahwa kepemimpinan sekolah memiliki tanggung jawab besar dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, S.Si., M.M., mendorong SMP Dr. Soetomo agar mampu berkembang menjadi sekolah yang tidak hanya memiliki performa baik untuk kepentingan internal. Sekolah tersebut juga diharapkan dapat memberikan pengaruh positif bagi sekolah-sekolah lain, terutama di kawasan Surabaya Timur.
Dorongan itu menempatkan jajaran pimpinan yang baru pada tantangan yang lebih luas. Selain memastikan proses pembelajaran berjalan baik, mereka dituntut memperkuat manajemen sekolah, pelayanan kepada siswa, pengembangan sumber daya manusia, serta inovasi yang mampu menjawab perubahan kebutuhan masyarakat.
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dalam agenda tersebut diwakili Kepala Bidang SMA, Dr. Mustakim, S.S., M.Si. Ia memberikan apresiasi kepada para pejabat yang memperoleh amanah baru dan mengingatkan bahwa kerja sama di antara jajaran pimpinan akan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan kinerja sekolah.
Mustakim juga menilai pelantikan yang berlangsung tertib dan khidmat memberikan pesan bahwa jabatan di lembaga pendidikan tidak dapat dipandang sekadar sebagai kedudukan administratif. Setiap posisi membawa tanggung jawab moral dan profesional yang harus diterjemahkan dalam pelayanan pendidikan yang berkualitas.
Ketua Pembina YPCU, Prof. Dr. Eddy Yunus, S.T., M.M., menekankan bahwa pemimpin sekolah perlu membangun kedekatan dengan seluruh unsur di lingkungan pendidikan. Kepemimpinan, menurutnya, tidak cukup hanya mengandalkan struktur dan kewenangan, tetapi juga membutuhkan kemampuan merangkul serta menjaga kepercayaan masyarakat.
“Semoga amanah, tetap membumi, mampu merangkul, serta membawa SMP dan SMA Dr. Soetomo semakin maju dan dipercaya masyarakat,” kata Eddy Yunus dalam sambutannya.
Pesan tersebut menjadi salah satu landasan bagi jajaran baru dalam menjalankan masa bakti hingga 2030. Kepercayaan masyarakat dipandang sebagai modal penting yang harus dijaga melalui peningkatan kualitas pendidikan, kedisiplinan tata kelola, serta program-program sekolah yang relevan dengan perkembangan zaman.
Ketua Pengurus YPCU, Dr. Bachrul Amiq, S.H., M.H., menyebut pimpinan baru memiliki bekal berupa performa positif yang telah dibangun sebelumnya. Hasil dan data kinerja yang disampaikan dalam pertemuan bersama pejabat pendidikan mendapat respons positif dari Dinas Pendidikan Kota Surabaya maupun Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
Menurut Bachrul, penilaian tersebut bukan alasan untuk berpuas diri. Sebaliknya, capaian yang sudah ada harus menjadi dasar untuk melangkah ke level yang lebih tinggi, terutama dalam menjaga konsistensi mutu dan kekompakan seluruh jajaran sekolah.
“Kinerja yang sudah baik harus menjadi pijakan untuk bergerak lebih maju. Tantangannya sekarang adalah menjaga kekompakan dan terus meningkatkan kualitas sekolah,” ujar Bachrul.
Pada jenjang SMP Dr. Soetomo, jabatan Kepala Sekolah dipercayakan kepada Ari Afadianto, S.T., M.Pd. Ia didampingi Heni Puspitasari, S.Pd. sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum; Nurul Khomariyah, S.Pd., M.T. sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Humas; serta Fita Fitriana Parwahadi, S.H., M.H. sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana Prasarana, Sumber Daya Manusia, Aset, dan Keuangan.
Sementara itu, SMA Dr. Soetomo dipimpin Drs. H. Mukhlish, M.Si. sebagai Kepala Sekolah. Jajaran wakil kepala sekolah terdiri atas Prastiwi Mudo Putro, S.Si., M.Si. di Bidang Kurikulum; Aris Setiawan, S.Pd.I., M.M. di Bidang Kesiswaan dan Humas; serta Euis Rahmawati, S.Pd., M.Si. di Bidang Sarana Prasarana, Sumber Daya Manusia, Aset, dan Keuangan.
Pelantikan tersebut menjadi awal dari perjalanan kepemimpinan baru hingga 2030. Ekspektasi yang dibebankan tidak hanya menyangkut keberhasilan mempertahankan kinerja sekolah, tetapi juga kemampuan menghadirkan perubahan yang dapat dirasakan siswa, orang tua, tenaga pendidik, dan masyarakat.
Dengan amanah baru tersebut, SMP dan SMA Dr. Soetomo kini memasuki fase penting untuk membuktikan bahwa kualitas sekolah tidak berhenti pada angka dan capaian internal. Kepemimpinan periode 2026–2030 dituntut mampu menjadikan prestasi sebagai fondasi untuk memperluas dampak pendidikan dan memperkuat kepercayaan publik.
