Bondowoso – Camat Wringin Misyono secara langsung melepas peserta Pawai Budaya SD/MI di Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, Sabtu (22/8/2026). Pelepasan tersebut menjadi penanda dimulainya parade budaya yang diikuti 23 lembaga pendidikan dengan sekitar 2.500 peserta dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dengan latar semarak busana dan kreasi budaya Nusantara, Misyono bersama jajaran terkait melepas rombongan peserta yang memadati jalur pawai. Beragam kostum tradisional, atribut perjuangan, hingga kreasi unik para peserta membuat suasana perayaan kemerdekaan di Wringin berlangsung meriah.
Misyono mengatakan, Pawai Budaya bukan sekadar agenda hiburan dalam rangka memperingati kemerdekaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi media edukasi untuk mengenalkan keberagaman budaya Indonesia kepada generasi muda.
“Pawai budaya ini bukan hanya untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi anak-anak agar semakin mengenal dan mencintai budaya Indonesia,” ujar Misyono.
Menurutnya, antusiasme 23 lembaga pendidikan yang mengikutsertakan sekitar 2.500 peserta menunjukkan bahwa semangat memperingati kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kegiatan yang kreatif, edukatif dan melibatkan masyarakat secara langsung.

Pawai mengambil titik awal di Ruko Desa Wringin dan berakhir di Lapangan Desa Wringin. Sepanjang perjalanan, peserta menampilkan berbagai busana dan kreasi budaya, menghadirkan panorama keberagaman Nusantara di tengah masyarakat.
Salah satu yang menarik perhatian adalah penampilan peserta dengan kostum-kostum unik dan atraktif. Kreativitas tersebut tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga memperlihatkan bagaimana nilai budaya dapat dikemas secara menarik sehingga mudah diterima oleh anak-anak.
Bagi Misyono, keberagaman yang ditampilkan dalam pawai merupakan pesan penting bagi generasi penerus. Perbedaan budaya dan kreativitas justru menjadi kekuatan ketika disatukan dalam semangat persaudaraan dan persatuan.
“Berbeda-beda bukan berarti terpisah. Justru keberagaman inilah yang menjadi kekuatan kita sebagai bangsa,” katanya.
Untuk menjaga keamanan selama kegiatan, jajaran Polsek Wringin melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sepanjang jalur pawai. Rekayasa lalu lintas dilakukan di sejumlah titik untuk memastikan ribuan peserta dapat mengikuti kegiatan dengan aman dan tertib.
Antusiasme masyarakat juga terlihat di sepanjang rute. Warga berbondong-bondong menyaksikan parade yang menghadirkan warna-warni budaya Nusantara tersebut.
Pawai Budaya Wringin pun menjadi lebih dari sekadar perayaan kemerdekaan. Dari garis pelepasan hingga garis akhir, kegiatan ini menghadirkan satu pesan sederhana: mengenal keberagaman sejak dini, merawat persatuan, dan merayakan kemerdekaan bersama.
