Jember – Pelayanan kesehatan tak selalu harus menunggu pasien datang ke fasilitas medis. Semangat itulah yang ditunjukkan Tim Pelayanan Puskesmas Mumbulsari dengan menyambangi rumah warga yang mengalami keterbatasan fisik agar tetap memperoleh hak atas layanan kesehatan. Selain melakukan pemeriksaan medis, petugas juga membantu memberikan informasi mengenai akses layanan BPJS melalui program Universal Health Coverage (UHC) secara gratis.
Kunjungan tersebut berlangsung pada Senin (13/7/2026) di kediaman Sofia (63), warga Dusun Gambiran RT 01 RW 04, Desa Mumbulsari, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember. Sofia telah menjalani kehidupan dengan kondisi pasca stroke selama kurang lebih lima tahun. Ia tinggal bersama suami dan empat anaknya. Sebelum sakit, Sofia bekerja sebagai buruh tani, namun kondisi kesehatannya membuat dirinya kesulitan menjalani pemeriksaan rutin di fasilitas kesehatan.
Dalam kunjungan itu, tim kesehatan melakukan pemeriksaan kondisi pasien sekaligus memberikan edukasi kepada keluarga mengenai prosedur memperoleh pelayanan kesehatan. Petugas menjelaskan bahwa warga yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan tetap dapat memperoleh layanan medis tanpa biaya melalui program UHC dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK) sebagai syarat administrasi.
“Kami turun dengan satu tim yang terdiri dari satu dokter dan tiga perawat. Rencananya kunjungan tim pelayanan kesehatan akan dilakukan secara berkala setiap satu bulan sekali. Kami juga menyampaikan kepada masyarakat bahwa pasien yang belum memiliki BPJS tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan gratis karena akan kami daftarkan melalui program UHC,” jelas Bobi Wahyu Nusantara, Penanggung Jawab Tim Pelayanan Puskesmas Mumbulsari, mewakili Kepala Puskesmas Mumbulsari dr. Wike Wahyu Wijayanti.
Bobi menambahkan, pada hari yang sama tim pelayanan kesehatan juga mengunjungi seorang penyandang disabilitas di dusun lain yang masih berada di wilayah Desa Mumbulsari. Program tersebut menjadi bagian dari upaya Puskesmas Mumbulsari untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat, khususnya bagi warga yang memiliki keterbatasan mobilitas.
Keluarga pasien menyambut baik kehadiran tim pelayanan kesehatan tersebut. Anak pertama Sofia, Sunarto, mengaku keluarganya merasa terbantu karena sang ibu sudah cukup lama tidak mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh akibat kesulitan transportasi menuju puskesmas.
“Ibu sudah sekitar lima tahun sakit stroke. Sudah lama tidak periksa karena tidak ada yang mengantar. Kami sangat senang didatangi petugas kesehatan dari Puskesmas Mumbulsari. Selama ini paling hanya kami bawa berobat ke mantri. Semoga pelayanan seperti ini terus berlanjut karena selain gratis, kami juga tidak perlu repot membawa ibu ke puskesmas,” ujarnya.
Layanan kesehatan berbasis kunjungan rumah ini diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan medis, terutama bagi pasien lanjut usia, penyandang disabilitas, penderita penyakit kronis, maupun warga yang mengalami hambatan ekonomi dan mobilitas. Melalui pendekatan tersebut, Puskesmas Mumbulsari berupaya memastikan setiap warga memperoleh pelayanan kesehatan yang layak tanpa terkendala jarak, biaya, maupun kondisi fisik.
Keberadaan program kunjungan kesehatan sekaligus pendampingan kepesertaan BPJS melalui skema UHC menjadi langkah nyata dalam memperluas cakupan layanan kesehatan di tingkat masyarakat. Dengan pelayanan yang dilakukan secara berkala, diharapkan kualitas hidup pasien dapat terus terpantau sekaligus mendorong meningkatnya kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan yang telah disediakan pemerintah.
