Jember – Membangun sebuah daerah tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah, tetapi juga membutuhkan gagasan dan jejaring dari putra-putri terbaiknya. Semangat itulah yang menjadi pesan utama dalam pertemuan Pemerintah Kabupaten Jember dengan Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) saat Gala Dinner di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (4/7/2026).
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan para alumni Universitas Jember yang telah berkiprah di berbagai bidang. Acara dihadiri Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., Bupati Situbondo, anggota DPR RI, Rektor Universitas Jember, serta ratusan alumni yang datang dari berbagai wilayah. Dalam kesempatan itu, Pemkab Jember memperkenalkan forum kolaborasi bertajuk “Jember Merajut Mimpi” sebagai wadah menyatukan ide, pengalaman, dan kontribusi bagi kemajuan daerah.
Ketua KAUJE menyampaikan bahwa organisasinya siap memperkuat kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Jember. Menurutnya, alumni Universitas Jember memiliki sumber daya yang tersebar di berbagai sektor strategis sehingga dapat menjadi kekuatan besar dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan daya saing Kabupaten Jember.
Dalam pemaparannya, Bupati Muhammad Fawait menjelaskan sejumlah program prioritas yang tengah dijalankan pemerintah daerah. Ia juga mengungkapkan adanya dukungan dari pemerintah pusat yang segera direalisasikan untuk membantu percepatan pembangunan di Kabupaten Jember.
“Saya juga butuh dukungan dari Keluarga Alumni Universitas Jember karena memang alumni Unej ini tidak main-main,” ujar Gus Fawait.
Menurutnya, banyak lulusan Universitas Jember yang kini dipercaya menduduki jabatan penting di tingkat nasional, baik di pemerintahan, dunia usaha, akademisi, maupun sektor profesional lainnya. Jejaring tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk membantu membuka peluang investasi, memperkuat inovasi, dan menghadirkan berbagai solusi bagi pembangunan daerah.
Forum “Jember Merajut Mimpi” nantinya akan menjadi ruang komunikasi yang mempertemukan pemerintah daerah dengan tokoh-tokoh asal Jember yang telah sukses di berbagai bidang. Melalui forum tersebut diharapkan lahir berbagai gagasan strategis, kolaborasi lintas sektor, hingga program nyata yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Selain menjadi media bertukar gagasan, forum itu juga diharapkan mampu memperkuat rasa memiliki terhadap Kabupaten Jember. Pemerintah daerah meyakini keterlibatan para alumni dan tokoh nasional asal Jember akan mempercepat terwujudnya berbagai program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menjelang penutupan acara, Gus Fawait menyampaikan apresiasi kepada seluruh alumni yang telah meluangkan waktu untuk kembali ke Jember. Ia berharap ikatan emosional dengan daerah asal dapat terus terjaga sehingga semangat membangun kampung halaman tidak pernah pudar.
“Jember adalah bagian dari sejarah yang mengantarkan kita semua meraih mimpi. Karena itu, sudah saatnya kita kembali bersama-sama membangun daerah yang kita cintai ini,” pungkasnya.
Kolaborasi yang mulai dibangun melalui forum tersebut diharapkan menjadi fondasi baru dalam mempercepat pembangunan Kabupaten Jember dengan memanfaatkan kekuatan jejaring, pengalaman, serta kompetensi para alumni Universitas Jember yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia. (ADV).
