Jakarta – Sekitar satu bulan menjelang bergulirnya Piala AFF 2026, sorotan terhadap Timnas Indonesia tidak hanya datang dari dalam negeri. Media Vietnam, The Thao247, menilai pelatih John Herdman membawa visi yang lebih besar daripada sekadar memburu gelar juara Asia Tenggara.
Laporan media tersebut menyebut Herdman memandang Piala AFF 2026 sebagai bagian dari proses membangun Timnas Indonesia yang lebih kompetitif di level Asia. Turnamen regional itu disebut bukan tujuan akhir, melainkan tolok ukur perkembangan skuad Garuda dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat.
Menurut analisis The Thao247, perubahan mulai terlihat sejak Herdman menangani Timnas Indonesia pada 2023. Pendekatan baru disebut tercermin dari permainan yang lebih terstruktur serta hasil positif dalam agenda FIFA Matchday Juni 2026, termasuk kemenangan 3-0 atas Oman dan 1-0 atas Mozambik.
Media tersebut menilai kemenangan itu bukan hanya soal hasil pertandingan. Gol yang dicetak Justin Hubner, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen dianggap mencerminkan semakin beragamnya kualitas pemain Indonesia, baik dari jalur naturalisasi maupun pembinaan pemain lokal.
“Ini bukan lagi soal pengalaman, tapi soal bukti,” tulis The Thao247 ketika mengulas perubahan pendekatan Timnas Indonesia menjelang Piala AFF 2026. Media Vietnam itu menilai Herdman kini menjadikan turnamen AFF sebagai ajang mengukur kesiapan pemain lokal bersaing di level Asia Tenggara, bukan sekadar panggung eksperimen. (Vietnam, 25/6/26).
Analisis tersebut juga menyoroti perubahan filosofi Timnas Indonesia. Jika pada edisi-edisi sebelumnya Piala AFF sering dimanfaatkan untuk memberi menit bermain kepada pemain muda, kini setiap pertandingan dinilai memiliki arti strategis dalam membangun mental juara dan identitas permainan.
Keberadaan pemain-pemain yang berkarier di Eropa seperti Ole Romeny dan Justin Hubner, dipadukan dengan talenta Liga 1 Indonesia, dinilai menjadi fondasi penting bagi pembangunan skuad yang lebih kompetitif. Kombinasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan Indonesia secara berkelanjutan.
Bagi Indonesia, target menjuarai Piala AFF memang tetap penting. Namun, analisis The Thao247 menyebut keberhasilan di turnamen regional hanya menjadi salah satu tahapan menuju ambisi yang lebih besar, yakni meningkatkan daya saing Timnas Indonesia di level Asia.
Pandangan media Vietnam itu sekaligus menunjukkan bahwa perkembangan Timnas Indonesia kini mendapat perhatian dari negara-negara pesaing di kawasan. Dalam beberapa tahun terakhir, peningkatan kualitas pemain, regenerasi skuad, serta kehadiran pelatih berpengalaman menjadi faktor yang dinilai mengubah wajah sepak bola Indonesia.
Piala AFF 2026 akan menjadi kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk membuktikan sejauh mana proses pembangunan tim telah berjalan. Lebih dari sekadar mengejar trofi, turnamen tersebut dapat menjadi ukuran kesiapan skuad Garuda menghadapi tantangan yang lebih besar di tingkat Asia.
